KAMPANYE

Bergerak bagi PAPUA

Donate : Rp. 0

Anak - anak suku ASMAT berhak hidup SEHAT!

Bergerak bagi PAPUA

Sebuah panggilan darurat datang dari Kabupaten Asmat, sebuah wilayah terpencil di selatan Pulau Papua. Panggilan ini berasal dari Kejadian Luar Biasa (KLB) campak dan gizi buruk yang terjadi pada awal tahun 2018.

Hingga kini, 73 anak dinyatakan meninggal dunia. Untuk mencegah kejadian ini berulang kembali, Wahana Visi Indonesia (WVI) yang melakukan respons tanggap darurat di Asmat melakukan langkah-langkah preventif supaya kejadian yang sama tidak terulang lagi.

Beberapa kegiatan yang sudah dilakukan oleh WVI adalah memberikan pengobatan gratis bagi anak dan masyarakat suku Asmat serta pembekalan identifikasi dini penyakit campak dan gizi buruk kepada para relawan. Selain itu, WVI juga melakukan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sosialisasi ASI eksklusif dan sosialisasi 1000 Hari Pertama Kehidupan yang merupakan program kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Asmat dan Pihak Keuskupan.

Melalui sosialisasi-sosialisasi yang telah diadakan, banyak ditemukan informasi dan latar belakang penyebab KLB wabah campak dan gizi buruk ini. Salah satunya, bagaimana anak-anak berbagi cerita bahwa mereka masih mengonsumsi air mentah termasuk air hujan dan air sungai yang berwarna kecokelatan tanpa dimasak lebih dulu. Tim medis juga mendapat informasi bahwa sejak berusia satu bulan, anak sudah diberi makanan ulat sagu atau sagu yang dibakar sementara ibu hanya menyusui anaknya 4 kali sehari dengan hanya selama 15-20 menit saja.

Kini orang-orang suku Asmat berangsur pulih. Sejak Januari hingga April 2018, sebanyak 1.261 balita dan masyarakat telah mendapat manfaat dari respons tanggap darurat yang dilakukan selama 90 hari oleh WVI.

Walaupun status KLB telah dicabut, namun WVI akan terus melanjutkan respons ini melalui kemitraan dengan Keuskupan Agats yang ditandai dengan penandatangan kerja sama proyek pelayanan gizi masyarakat yang diwakilli oleh Uskup Mgr. Aloysius Murwito, O.F.M. dan WVI yang diwakili oleh Direktur Nasional dan CEO WVI, Doseba Tua Sinay,  terhitung sejak 1 Mei 2018 - 31 Januari 2019.

Dengan program ini, KLB campak dan gizi buruk diharapkan tidak terulang lagi. Ayo dukung kami mewujudkan anak Asmat hidup sehat!