DARI LAPANGAN

Begini Cara Naila Kecil Menabung

28 Sep, 2017

Naila memegang buku tabungan yang ia isi dengan uang jajannya sendiri. Program tabungan merupakan salah satu cara bagi orangtua murid PAUD Empering untuk menyiapkan dana tabungan anak-anak mereka.

Ide kreatif kembali muncul dari PAUD Kasih Bunda di Dusun Empering yang didampingi oleh Wahana Visi Indonesia. PAUD Kasih Bunda membuat program buku tabungan bagi anak-anak yang bersekolah di PAUD tersebut.

“Program ini berawal ketika banyak orang tua kesulitan membayar uang sekolah PAUD karena permasalahan ekonomi. Tabungan siswa ini kami lakukan untuk mengantisipasi kesulitan tersebut,” cerita Ibu Suwarni (29), salah satu tutor di PAUD Kasih Bunda.

Selain karena permasalahan pembayaran uang sekolah yang tersendat, ada alasan lain yang melatarbelakangi tercetusnya program ini.

“Kami ingin anak-anak kami belajar menyisihkan uang jajan mereka untuk ditabung dan berhemat sejak usia dini,” lanjut Suwarni.

Program buku tabungan ini mendapatkan dukungan dari orang tua murid PAUD Kasih Bunda. Program buku tabungan ini dinilai positif bagi orangtua maupun anak.

“Kami sangat mendukung program ini. Program ini membuat kami lebih berpikir mengenai biaya sekolah anak. Dulu kami sering kelupaan untuk menyisihkan biaya rumah tangga untuk biaya sekolah anak di PAUD. Uang sekolah pun dirasakan seperti beban berat. Dengan adanya tabungan ini kami sangat terbantu. Untuk biaya uang sekolah, bisa langsung ditarik dari buku tabungan anak,” aku Umi Dariyah (27).

Naila, salah seorang murid PAUD  Kasih Bunda juga merasakan perubahan baik dari kebiasaan menabung di sekolah.

“Senang kalau lihat jumlah uang di buku tabungan bertambah banyak. Sekarang kalau jajan harus hemat karena uangnya harus ditabung juga. Uang tabungan nanti bisa saya pakai untuk bayar uang sekolah dan beli baju seragam”, ujar Naila (5).

Tutor juga melihat adanya dampak positif dari program ini.

”Setelah adanya program ini, tidak ada lagi masalah keterlambatan pembayaran uang sekolah. Kami membuat kesepakatan bersama orang tua murid untuk dapat menggunakan uang tabungan untuk membayar uang sekolah anak. Setiap tanggal 20 tiap bulannya uang sekolah akan ditarik dari tabungan masing-masing anak. Anak-anak juga sekarang juga semakin berhemat dan tidak jajan sembarangan karena mereka sudah belajar menyisihkan uang mereka untuk ditabung,” cerita Lusia Diana (30), tutor yang bertanggung jawab terhadap tabungan siswa.

“Kami berharap agar orang tua semakin sadar dengan pentingnya sekolah untuk anak. Program ini tidak hanya bertujuan untuk anak tapi juga untuk orangtua. Mereka sama-sama belajar untuk menabung demi masa depan anak yang lebih baik lagi,” harap Lusia Diana.

 

Ditulis oleh Bastian Rengga, Monitoring, Evaluation and Learning Coordinator, Wahana Visi Indonesia kantor operasional Sekadau