DARI LAPANGAN

Tangan Rajin Menghasilkan Buah Manis

11 Sep, 2017

Anakan babi yang dipelihara oleh Ama Valen hasil dari kerja kerasnya.

Salah satu program gereja yang difasilitasi oleh Wahana Visi Indonesia  (WVI) Kantor Operasional Nias adalah budidaya ternak babi. Ama Valen Lahagu adalah satu dari beberapa penerima manfaat dan merupakan jemaat gereja katolik St. Onesimus. Sebelum mengikuti program dari WVI ini, Ama Valen bekerja sebagai petani karet untuk menghidupi istri dan tiga anaknya. Ama Valen sangat senang, ia mengatakan dengan memelihara babi dapat meningkatkan perekonomian keluarganya.

Ama Valen tetap semangat untuk menekuni usaha barunya ini, meskipun ada tantangan yang dihadapi yakni harga pakan yang mahal dan perlu mempelajari cara memelihara ternak. Tantangan itu tidak mengurangi semangatnya untuk melanjutkan usaha. Ia bahkan berhasil mencari pengganti pakan ternak lain, yaitu berupa daun ubi.

Melihat semangat Ama Valen, WVI memberikan dukungan bagi masyarakat Desa Hilibanua untuk mengikuti pelatihan pemeliharaan ternak babi yang diadakan di Gunungsitoli. Pelatihan ini sangat bermanfaat karena menambah pengetahuan masyarakat tentang bagaimana cara memelihara dan mengembangkan ternak dengan baik dan benar. Beberapa bulan kemudian akhirnya perjuangan Ama Valen membuahkan hasil. Induk babinya beranak 9 ekor. Atas keberhasilannya itu, ia menyerahkan 2 ekor anak babi untuk gereja sesuai dengan kesepakatan sebelumnya dan selebihnya menjadi miliknya.

Berdasarkan pengalamannya, Ama Valen mengajak para warga di Desa Hilibanua untuk memelihara babi karena dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian keluarga.

Ditulis oleh Yustinus Harefa dan Ardin Zai, Wahana Visi Indonesia Kantor Operasional Nias