Hero background

Donations Collected

Rp 0

NaN%

Target Rp 0

Choose Your Donation

Share Now

Let's Share

Asmat HOPE-old

Wabah campak dan gizi buruk melanda tanah Papua pada September 2017. Hingga akhir Januari 2018, tercatat 647 kasus campak, 25 suspek campak dan 71 orang meninggal akibat penyakit campak dan gizi buruk.

Sebagai respon terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB) ini, Wahana Visi Indonesia melakukan respon tanggap bencana sejak akhir Januari hingga April 2018. Karena situasi yang belum membaik, maka pada awal Mei 2018 dilakukan kerjasama program melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Program Asmat Sehat antara Yayasan Wahana Visi Indonesia dan Keuskupan Agats. Program yang dijalankan berfokus pada promosi dan peningkatan akses masyarakat terhadap air bersih, perilaku hidup bersih, peningkatan gizi balita serta monitoring perkembangan anak melalui pendampingan posyandu. Program kerjasama yang dilakukan 9 bulan dan berakhir pada Januari 2019 lalu dilakukan dilakukan di 7 Kampung yang tersebar di wilayah Damen, Warse, Akamar dan Birak.

Dari evaluasi yang dilakukan pada Januari 2019 didapati perlunya dampingan lanjutan yang akan dimulai pada Mei 2019 dalam bentuk :

  1. Peningkatan kapasitas Tokoh Agama dan Tokoh Adat sebagai penyampai pesan kesehatan kepada masyarakat.

  2. Promosi kesehatan tentang kebersihan diri dan lingkungan

  3. Peningkatan akses terhadap air bersih

  4. Peningkatan akses terhadap ketahanan pangan keluarga dan perbaikan pemberian makan pada bayi dan anak

  5. Riset budaya terhadap praktik kesehatan

Pendampingan ini masih memerlukan dukungan dari berbagai pihak. Mari kita satukan hati membantu anak-anak Asmat memiliki kehidupan yang lebih bersih dan sehat.

OTHER PRACTICAL DONATION RECOMMENDATIONS FOR INDONESIAN CHILDREN

Donations for Indonesian Children