.png&w=3840&q=75)
Donations Collected
Rp 8.520.000
100%
Target Rp 0
Gizi buruk masih menjadi isu yang berkembang Sumba Barat Daya, NTT. Menurut data Riskesdas 2018 dinyatakan Sumba Barat Daya masih memiliki prevelensi stunting sebesar 39.3% dengan perbandingan prevelensi stunting Nasional sebesar 30.8%. Hal ini disebabkan kondisi alam yang kurang mendukung seperti musim kemarau lebih panjang yang menyebabkan tanah cenderung kering dan hasil tanam kurang baik sehingga berimbas kepada ketahanan pangan keluarga.
Kurangnya pengetahuan tentang kebersihan, sanitasi, dan pentingnya gizi seimbang juga menjadi salah satu faktor penyebab anak-anak mengalami gizi buruk.
Wahana Visi Indonesia hadir melalui program Pos Gizi dan Kebun Gizi di 5 Desa yaitu Desa Kenduwela, Desa Mangganipi, Desa Koki, Desa Atedalo, dan Desa Homba Rica dengan target sekitar 1.600 anak dan orang tua. Anak-anak yang teridentifikasi berstatus stunting ditangani secara khusus perkelompok secara intens selama 10 hari.
Orang tua diberikan pengetahuan tentang pemberian asupan makanan bergizi dan anak dimonitor perbaikan status gizinya. Diharapkan kehadiran Pos Gizi dan Kebun Gizi menjadi salah satu solusi perbaikan Gizi Buruk anak Sumba Barat Daya