25 Juli 2022
Admin CMS
Share now

Mungkin banyak dari kamu yang pernah mendengarkan kutipan ini, “Kita hidup dengan apa yang kita dapatkan, tetapi kita membuat kehidupan dengan apa yang kita berikan.” Kutipan terkenal itu berasal dari Sir Winston Churchill, seorang Perdana Menteri Inggris yang berhasil memimpin kemenangan Inggris di Perang Dunia II. Kata-kata indah itu kerap kali menjadi motto hidup bagi orang yang memiliki jiwa sosial yang tinggi. Kata-kata indah itu pula yang mengingatkan kita bahwa ada hal lain yang dapat membuat hidup kita lebih berarti selain mengejar cita-cita yaitu berbagi. Memberi dan menolong sesama.
Tergerak dengan keinginan untuk berbagi inilah yang membuat banyak orang yang ingin menjadi relawan. Banyaknya jumlah orang yang menjadi relawan di jenis bidang sosial yang beragam merupakan awal terbentuknya organisasi relawan di Indonesia.
Menjadi relawan Indonesia berarti bisa berkarya dan membantu sesama. Misalnya bisa dilakukan dengan hal sederhana seperti fotografer di acara penanam pohon, menjadi guru Bahasa Inggris untuk anak-anak di Kalimantan Barat, ataupun menjadi penulis artikel untuk salah satu organisasi relawan di Indonesia. Tentu saja, kegiatan ini terasa sangat menyenangkan kalau sesuai dengan hobi dan visi misimu. Ditambah, seluruh organisasi relawan di Indonesia ini sangat terbuka untuk menerima anggota baru.
Kedengarannya menarik bukan?
Supaya kamu semakin semangat untuk mendaftarkan diri menjadi relawan di organisasi relawan Indonesia, ayo simak 4 manfaat menjadi seorang relawan di organisasi relawan di Indonesia.
Berkenalan dengan banyak orang tentu saja akan membuat networking kamu semakin luas. Kamu mendapatkan teman baru yang bisa membawa kamu ke peluang atau kesempatan baru. Selain itu, networking juga dapat membantu kamu untuk meningkatkan personal branding kamu.
Berkenalan dengan banyak orang dengan kepribadian dan pengalaman yang berbeda-beda, tentu saja membuat kamu belajar sesuatu dari mereka. Kepercayaan diri kamu juga meningkat seiring dengan meningkatnya kemampuan komunikasi kamu setelah bertemu dengan banyak orang yang ada di organisasi relawan di Indonesia. Kamu tidak lagi malu memulai percakapan dengan orang lain. Memiliki teman baru dengan latar belakang yang berbeda-beda, menambah pengetahuan kamu yang nantinya berguna untuk berbincang-bincang dengan orang lain.
Seiring berjalannya waktu, meningkatnya rasa percaya dirimu ini juga akan berdampak pada kemampuan kamu berbicara di depan umum. Kamu tidak lagi takut tampil di depan umum. Berpegang pada hilangnya rasa malu untuk berbicara dengan orang lain, membuat kamu yakin bahwa kamu bisa berbicara tidak hanya ke satu individu tapi kamu bisa berbicara ke sekelompok orang lewat pidato ataupun presentasi.
Selain mendapatkan manfaat ketika menjadi relawan di organisasi relawan di Indonesia, ada beberapa hal penting yang harus kamu pertimbangkan saat menjadi seorang relawan di organisasi relawan di Indonesia, yaitu:
1. Apakah kegiatan relawan yang akan kamu ikuti sesuai dengan passion-mu?
Meskipun kegiatan relawan yang kamu pilih adalah kegiatan yang jauh berbeda dengan keseharianmu, tapi kamu harus tetap memilih kegiatan yang kamu sukai. Mengapa?
Karena dengan melakukan kegiatan yang sesuai dengan passion, kamu akan enjoy melakukan kegiatan relawan di organisasi relawan di Indonesia ini. Kalau tidak enjoy, yang ada kamu akan stress sehingga 4 manfaat yang kita bahas di atas tidak akan kamu dapatkan.
2. Apakah kegiatan relawan tersebut akan diikuti untuk satu kali kegiatan saja atau berdasarkan periode tertentu?
Pada saat awal pendaftaran, kamu harus tau apakah kegiatan yang kamu ikuti adalah kegiatan yang dilakukan satu kali saja atau ada jangka waktu tertentu. Setiap kegiatan organisasi relawan di Indonesia memiliki jangka waktu yang berbeda.
Contohnya: kegiatan menanam pohon di satu lingkungan hanya membutuhkan waktu beberapa jam dan kegiatan ini hanya terjadi satu kali saja. Sedangkan kegiatan volunteer menjadi guru bahasa Inggris di satu desa secara online biasanya membutuhkan waktu yang cukup panjang, biasanya sekitar 3 bulan.
Dan setiap organisasi relawan di Indonesia selalu mencantumkan berapa lama periode kegiatan volunteer ini sehingga kamu dapat menyesuaikannya dengan jadwal keseharianmu.
3. Apakah kamu dapat berkomitmen untuk meluangkan waktu untuk kegiatan relawan tersebut?
Dan yang terakhir adalah kamu harus yakin bahwa kamu dapat berkomitmen menyelesaikan kegiatan relawan di organisasi relawan di Indonesia sesuai dengan waktu yang ditentukan. Ini merupakan hal yang paling penting.
Jangan sampai kamu tiba-tiba berhenti karena kesibukanmu. Kalau seperti ini, maka organisasi relawan yang kamu ikuti akan kewalahan mencari orang lain untuk menggantikanmu. Tentu saja itu akan membuat mereka repot dan timeline dan tujuan dari kegiatan relawan ini tidak dapat dicapai.
Nah, itulah hal-hal yang perlu kamu perhatikan sebelum memantapkan diri untuk menjadi relawan di organisasi relawan di Indonesia. Di setiap kegiatan yang kita lakukan pastinya memiliki nilai-nilai yang positif, namun dibalik nilai positif itu, pasti ada pengorbanan yang harus diberikan. Jadi pastikan kamu dapat berkomitmen memberikan yang terbaik ketika melakukan kegiatan relawan agar kamu juga bisa mendapatkan nilai positifnya.
Sama halnya seperti Bunda Teresia dari Kolkata, seorang biarawati Katolik Roma yang mengabdikan diri untuk membantu kaum miskin dan orang yang sakit HIV/AIDS di India. Di buku diarinya, ia menuliskan kesulitan yang dialaminya di awal ia memulai pengabdiannya. Bunda Teresia yang tidak memiliki uang harus memohon mendapatkan makanan dan suplai obat. Sering kali, Beliau tergoda untuk kembali hidup nyaman di biara. Namun setiap kali melihat kehidupan warga yang miskin, Beliau kembali diingatkan dengan “panggilannya”. Dengan keteguhan dan komitmen yang dimiliki Bunda Teresia, perlahan-lahan orang lain mulai tergerak untuk ikut membantu, mulai dari pemerintah India sampai dengan orang-orang di seluruh penjuru dunia.
Jadi jangan menyerah atau goyah ketika kamu mengalami kesulitan. Ingatlah “panggilan”-mu yang merupakan dasar kamu mendaftar menjadi relawan.
Salah satu organisasi relawan di Indonesia adalah Wahana Visi Indonesia (WVI). WVI sedang membuka beberapa kegiatan relawan dengan periode yang berbeda-beda. Salah satu contoh kegiatannya adalah volunteer TikTok Content Creator yang memakan waktu selama 1 bulan dan volunteer Curriculum Developer for Youth Mentoring Progam yang juga membutuhkan waktu selama 1 bulan. Jadi kalau kamu tertarik, kamu bisa mendaftarkan dirimu di wahanavisi.org/volunteer ya!
Ditulis oleh: Maya Giftira - volunteer writer, Wahana Visi Indonesia.