Bantuan Nontunai HSBC Penuhi Kebutuhan Keluarga Baduta

Bantuan Nontunai HSBC Penuhi Kebutuhan Keluarga Baduta

Pandemi COVID-19 berdampak pada sektor ekonomi sebagian besar masyarakat di Indonesia. Salah satu golongan masyarakat yang terdampak parah secara ekonomi adalah masyarakat yang bekerja di sektor informal di wilayah urban seperti Jakarta. Untuk mengatasi masalah ini, HSBC Indonesia bekerja sama dengan Wahana Visi Indonesia (WVI) melalui DuitHape menyalurkan program bantuan nontunai bagi masyarakat terdampak di wilayah Jakarta. Program bantuan nontunai merupakan stimulan bagi keluarga yang memiliki ibu hamil dan anak di bawah usia dua tahun (baduta). Masa baduta menjadi fokus bantuan karena di masa inilah perkembangan dan pertumbuhan anak paling optimal. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada keluarga yang pendapatannya berkurang dan kehilangan mata pencaharian.

Setiap warga menerima bantuan mendapat stimulan Rp 1,5 juta yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka. Di Jakarta, program ini berlangsung di wilayah Kecamatan Jatinegara meliputi Kelurahan Rawa Bunga, Kampung Melayu, Cipinang Besar Utara, Cipinang Besar Selatan, dan Bidara Cina. Total, 630 keluarga menerima program bantuan nontunai. Salah satunya adalah Khairunissa, salah seorang ibu yang berasal dari Kelurahan Kampung Melayu. Menurutnya, program bantuan nontunai sangat membantu keluarganya di situasi seperti ini.

“Saya sangat puas sekali, karena suami saya sudah di-PHK  karena COVID-19 sehingga bantuan ini bisa menolong keluarga kami membeli makanan sehari-hari,” katanya.

Senada dengan Khairunissa, Rohaeni, seorang ibu baduta juga menggunakan uang yang ia terima untuk memenuhi anaknya yang masih sekolah serta bayinya.

Alhamdulillah, bantuan ini memudahkan saya untuk biaya sekolah anak, daftar ulang sekolah, beli sembako, dan perlengkapan bayi saya,” ujar Rohaeni.

Di sisi lain, bantuan nontunai juga digunakan oleh keluarga sebagai modal usaha. Nur Bani adalah salah seorang ibu dan juga pedagang makanan yang terbantu karena program tersebut.

“Sejak dapat bantuan, saya bisa beli modal untuk jualan sosis bakar. Terima kasih!” kata ibu yang tinggal di Kecamatan Jatinegara ini.

HSBC Indonesia juga menyalurkan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis di tujuh wilayah dampingan WVI yang beradai Kalimantan Barat.

 

Ditulis oleh Rena Tanjung, Communications Officer, Wahana Visi Indonesia


Artikel Terkait