MEMBERI

Rp900.000.000

Akses Air Bersih di 2 Desa di Sikka, NTT

DONASI SEKARANG
BERANI MIMPI - AIR UNTUK SIKKA

BERANI MIMPI - AIR UNTUK SIKKA

CHERIL YANG BERJUANG SETIAP PAGI

"Aku setiap pagi harus berjalan 3 km untuk mengambil air. Karena air tidak mengalir di desaku. Kadang aku terlambat sekolah, karena harus mengambil air dulu. Membawa 2 dirigen air pulang untuk seisi keluargaku. Ketika sumber air kering, Ibuku harus membeli air hingga Rp 250.000,- per tangki yang hanya bisa dipakai seminggu. Padahal uang itu bisa ditabung untuk sekolahku. Tapi apa daya, kita tidak bisa hidup tanpa air."

Itulah kisah Cheril, anak yang berasal dari Desa Wolomotong yang harus hidup dalam keterbatasan air. Selain Cheril, sebanyak 2.702 masyarakat Sikka, baik dewasa maupun anak-anak setiap hari harus berjalan 2-3 km setiap pagi dan sore untuk mengambil air. Masalah kekurangan air ini, membuat hanya 21,8% anak yang terbiasa mempraktikkan cuci tangan, sehingga angka diare di Sikka, NTT sangat tinggi.

Desa Hepang & Desa Wolomotong adalah dua desa di Sikka, Nusa Tenggara Timur yang belum mendapatkan akses air bersih. Mereka sangat bergantung dengan mata air di Desa yang bahkan kondisinya sangat memprihatinkan. Apalagi ketika musim kemarau, mata air mereka menjadi kering.