BERITA & CERITA

Cegah Stunting dan Stop Kekerasan Anak Jadi Tema Perayaan HUT RI ke-74

21 Aug 2019

Para peserta lomba pengolahan MPASI di acara peringatan HUT RI di Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka

Memperingati HUT RI ke-74 di tingkat Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, NTT, Wahana Visi Indonesia Area Program (WVI AP) Sikka menggelar beberapa perlombaan bersama masyarakat. Berbagai perlombaan dilakukan guna mendorong tata kelola pemerintah desa yang lebih baik dengan pelaksaaan program yang mendukung pemenuhan hak-hak dasar masyarakat Kecamatan Doreng, terutama mendukung pemenuhan hak-hak anak melalui bidang kesehatan, partipasi anak serta perlindungan anak melalui kampanye Penghapusan Kekerasan Terhadap anak (PKTA).

Perlombaan seperti lomba kelola pemerintahah desa, lomba PKK dalam pengolahan makan lokal bergizi, lomba kepemilikan akta lahir, lomba program penurunan stunting, dan lomba STBM pilar 1 yakni Stop Buang Air Besar Sembarangan, kampanye PKTA, Kampanye ASI Eksklusif dan MPASI serta Promosi Cuci Tangan Pakai Sabun dilakukan demi mewujudkan tujuan tersebut. 

Selain itu, di acara yang berlangsung meriah ini, para ibu juga turut berpartisipasi untuk memerangi stunting. Mereka melakukan pengolahan makanan bergizi yang memenuhi menu 4 Bintang (makan pokok, buah dan sayur, lauk pauk, dan kacang-kacangan).

Camat Doreng Lambertus Sol Keytimu memberikan apresiasi kepada semua peserta yang terlibat dalam lomba terutama Tim Penggerak PKK yang mengambil bagian dalam perlombaan pengolahan makanan lokal bergizi dan lomba pidato 10 program PKK.

“Saya berharap bahwa apa yang kita lakukan hari ini dengan memasak makanan lokal yang bergizi bukan hanya berakhir hari ini tetapi yang diharapkan dalam proses ini adalah adanya keberlanjutan. Saya berharap bahwa semoga apa yang kita lakukan dengan memasak makanan bergizi seimbang ini kita bisa menekan stunting,” kata Lambertus.  

Sementara itu, pada hari puncak kegiatan di 17 Agustus lalu, masyarakat dan anak-anak turut mengampanyekan Penghapusan Kekerasan Terhadap Anak (PKTA). Ludvin, salah seorang anggota forum anak desa yang turut bergerak dalam kampanye ini mengatakan, kampanye tersebut dilakukan untuk menghilangkan praktik kekerasan terhadap anak yang masih banyak terjadi di Kecamatan Doreng.

“Kami yakin dan percaya bahwa kasus kekerasan terhadap anak akan hilang jika kita bergandengan tangan.  Anak anak di Doreng merupakan aset bagi bangsa dan juga bagi Kecamatan Doreng. Saya mengajak bagi semua anak-anak untuk memanfaatkan ruang yang telah diberikan oleh pemerintah. Juga terima kasih kepada WVI yang terus mendukung kami untuk berparisipasi,” jelasnya.

Perlombaan ini melibatkan lima desa dari total tujuh desa yang ada di Kecamatan Doreng.  

Ditulis oleh: Hendrian, Technical Program 1 Coordinator Area Program Sikka Wahana Visi Indonesia 

Artikel Terkait

13 Sep 2019

100 Balita Meriahkan Pekan ASI di Pedalaman Asmat

100 Balita Meriahkan Pekan ASI di Pedalaman Asmat

Pekan ASI Sedunia yang dirayakan pada minggu pertama bulan Agustus setiap tahunnya, merupakan…

06 Sep 2019

Anak Sikka Lakukan Karnaval Demi Bebas dari Kekerasan

Anak Sikka Lakukan Karnaval Demi Bebas dari Kekerasan

Bersamaan dengan perayaan kemerdekaan Republik Indonesia, Agustus 2019 lalu, Wahana Visi Indonesia (WVI)…

05 Sep 2019

Mimpi untuk Gereja Layak Anak

Mimpi untuk Gereja Layak Anak

Dalam rangka meningkatkan peran serta dan kapasitas gereja dalam pemenuhan hak-hak anak, terutama…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube