BERITA & CERITA

Gotong-royong Membangun PAUD dan Posyandu

29 Nov 2018

Pembangunan gedung PAUD Selimus hampir selesai.

Selimus adalah salah satu dusun di Desa Seraras, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Dusun ini rutin mengadakan kegiatan PAUD dan Posyandu. Oleh sebab itu masyarakat memimpikan adanya gedung PAUD dan posyandu karena selama ini pelaksanaannya masih menumpang; kegiatan posyandu berlangsung di Balai Dusun, sedangkan PAUD di rumah dinas guru SD.

“Kondisi tempat belajar anak tidak kondusif. Atap mulai berlubang. Kami tidak bisa menempelkan hasil karya mereka di dinding. Hal yang sama juga terjadi dengan posyandu. Kader posyandu tidak bisa menempelkan informasi kesehatan seperti poster ASI ekskusif, cuci tangan pakai sabun dan PMBA di dinding karena kegiatan berlangsung di tempat umum, sehingga rentan dicabut orang,” ungkap Ika (27th), warga Selimus dan tutor PAUD Mutiara Kasih Ibu Selimus.

Berawal dari mimpi itu, Ajung (25 tahun) yang peduli  terhadap anak-anak di wilayahnya, berinisiatif membuat proposal pembangunan gedung PAUD dan posyandu kepada Wahana Visi Indonesia (WVI) Area Program Sekadau. Proposal ini akhirnya disetujui dengan catatan bahwa WVI hanya membantu biaya pembelian material pembangunan gedung. Masyarakat berkontribusi menyiapkan lahan, tenaga dan pembayaran tukang. Hal ini bertujuan untuk memastikan kepemilikan masyarakat terhadap proses tersebut. Masyarakat pun setuju. Biaya tukang dibayar masyarakat dengan iuran per kepala keluarga.

Pembelian material bangunan dilakukan pada Mei 2018. Sebulan kemudian, gedung mulai dibangun. Proses pembangunan diawali dengan ritual adat oleh masyarakat setempat, pembersihan lahan, dan penggalian fondasi. Pekerjaan ini dilakukan masyarakat secara bergotong royong. Masyarakat membentuk 20 kelompok kerja per RT yang setiap hari bergiliran membangun PAUD.

Warga bergotong-royong membangun gedung PAUD Selimus.

Ajung, yang juga seorang guru, menyampaikan, “Saya dan masyarakat bersyukur dan senang dengan pembangunan gedung PAUD dan posyandu ini. Nantinya anak-anak bisa memiliki gedung yang layak sehingga mereka belajar dengan aman. Kesehatan mereka juga bisa dipantau melalui posyandu.”

Hingga akhir November ini, pembangunan gedung PAUD/Posyandu sudah mencapai tahap akhir.  Masyarakat berharap agar gedung dapat segera diselesaikan dan menurut rencana akan diresmikan penggunaannya pada awal Desember 2018. Berdirinya gedung PAUD/Posyandu ini pun tidak lepas dari uluran tangan para donatur WVI melalui program Gift Catalog.

“Kami sangat berharap dengan adanya gedung baru ini, orang tua semakin sadar dan antusias membawa anak-anak mereka ke PAUD dan posyandu,” ujar Fransiska Bunga (33 tahun), kader posyandu di Dusun Selimus.

Ditulis oleh: Fika Simbolon, Wahana Visi Indonesia Are Program Sekadau

Artikel Terkait

06 Dec 2018

Duduk Sudah Tidak Terasa Dingin

Duduk Sudah Tidak Terasa Dingin

Hari itu adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh para siswa PAUD Sapalek. Pasalnya siswa/i…

15 Nov 2018

Menjadi Dokter Kecil di Sekolah

Menjadi Dokter Kecil di Sekolah

Dalam rangka peningkatan kesadaran akan pentingnya kebersihan di sekolah, Wahana Visi Indonesia Area…

12 Nov 2018

Hore! Kami Punya Seragam Baru

Hore! Kami Punya Seragam Baru

Suasana di ruangan belajar di HBA (Honai Belajar Anak) Sapalek pagi itu sangat…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube