BERITA & CERITA

#HTS Alami Gangguan Kulit Tak Halangi Dantri Bersekolah

09 Jul 2018

Mari bantu Dantri menyelesaikan pendidikannya dengan mengikuti Program Sponsor Anak Wahana Visi Indonesia

#HariTerakhirkuSekolah - Anak-anak yang tinggal di perkotaan mungkin tidak pernah bermasalah dengan kondisi air yang terbatas dan berkualitas buruk. Namun, tidak demikian dengan Dantri. Gadis kecil asal Kabupaten Landak, Kalimantan Barat ini justru menjadi terbiasa dengan kondisi air yang buruk dan hidup tanpa kamar mandi di rumahnya.

Hidup Dantri memang layaknya orang biasa. Ia berangkat ke sekolah dan menghabiskan waktu bermain bersama teman-teman seusianya. Namun, Dantri memiliki kehidupan yang tidak seperti anak-anak di perkotaan pada umumnya.

Dantri harus menerima kondisi rumah tanpa kamar mandi dan sumber air yang memadai. Dantri dan keluarganya harus berjalan sejauh 2 kilometer untuk mendapatkan air bersih untuk bisa dikonsumsi sehari-hari. Berbekalkan jeriken dan ember, Dantri seringkali membantu ibunya untuk mengambil air agar bisa digunakan selama satu hari.

Air yang dikonsumsi Dantri sungguh jernih karena diambil langsung dari mata air di sekitaran hutan. Namun, Dantri tidak bisa menggunakan air yang bersih untuk menunjang aktivitas hariannya seperti mandi, BAK (Buang Air Kecil) dan BAB (Buang Air Besar).

Dantri dan seluruh keluarganya biasa menggunakan air kolam yang terletak tepat di belakang rumah miliknya. Air kolam tersebut juga biasa ia gunakan untuk menyikat gigi.

Dantri senang bisa menghabiskan waktu membersihkan diri di kolam tersebut. Namun, Dantri harus rela mengalami gangguan kulit di area kaki dan tangannya akibat kondisi air yang tidak bersih. Rasa gatal seringkali hadir di kulitnya, sehingga memberikan rasa tidak nyaman.

Dantri senang bisa bersekolah. Rumah dan sekolah Dantri memang tidak jauh. Sayangnya, jika hujan tiba, Dantri yang saat ini duduk di kelas 2 Sekolah Dasar harus berbesar hati untuk tidak menerima pelajaran di sekolah. Pasalnya, guru yang hanya berjumlah dua orang di sekolah tersebut tidak bisa hadir akibat jalanan yang sulit terjangkau dari desa sebelah tempat sekolah Dantri berada.

Harapan Dantri untuk bersekolah memang masih ada jika ada solusi yang ditawarkan kepadanya dan anak-anak di sekolahnya. Membantu Dantri meneruskan harapan tersebut bisa Anda lakukan.

 

Mari bantu Dantri dan anak-anak Indonesia lainnya melanjutkan pendidikannya dengan bergabung menjadi Sponsor Anak di : bit.ly/hariterakhirkusekolah

Ditulis oleh Putri ianne Barus, Field Communication Officer Wahana Visi Indonesia

Artikel Terkait

19 Feb 2019

Melaporkan Kasus Kekerasan Anak Kini Lebih Mudah

Melaporkan Kasus Kekerasan Anak Kini Lebih Mudah

#SatuHatiUntukSulteng – Kekerasan terhadap anak memiliki banyak bentuk, diantaranya kekerasan dalam…

19 Feb 2019

Sosialisasi Buku Panduan dan Pelatihan Penguatan Pendidikan Karakter Kontekstual

Sosialisasi Buku Panduan dan Pelatihan Penguatan Pendidikan Karakter Kontekstual

Dalam rangka menyiapkan generasi emas Indonesia di tahun 2045, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan…

18 Feb 2019

WVI Tinggalkan Kenangan Manis di Kampung Damen Asmat

WVI Tinggalkan Kenangan Manis di Kampung Damen Asmat

Setahun berlalu sejak Kejadian Luar Biasa (KLB) campak dan gizi buruk melanda Kabupaten…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube