DARI LAPANGAN

#HTS Hidup Tanpa Ayah Ibu, Anak Ini Terus Berjuang Demi Cita-citanya

05 Jun 2018

Dukung Demo untuk tidak berhenti sekolah dengan menjadi Sponsor Anak

#HariTerakhirkuSekolah – Bukan hal yang mudah untuk hidup tanpa orang tua, terutama bagi anak seumuran Demo (8). Demi mewujudkan cita-citanya sebagai Polisi, Demo tetap semangat melanjutkan pendidikannya di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.

Demo hidup bertiga dengan kakak sepupu dan neneknya, Mancar (70). Ayah dan kakeknya meninggal dunia akibat tersetrum listrik beberapa tahun silam. Pasca sang ayah tiada, ibu Demo pergi begitu saja meninggalkan dirinya.

Kehidupan Demo dan nenek Mancar bukanlah berkecukupan. Mereka hidup dengan keterbatasan, bahkan untuk memenuhi makanan sehari-hari, Demo dan keluarganya seringkali bergantung pada pemberian beras oleh para tetangga di sekitar rumahnya.

Nenek Mancar pernah beraktivitas dengan sangat baik sebelum salah satu anggota tubuhnya sakit. Dahulu ia kerap kali pergi ke hutan untuk mencari ubi sebagai bahan makanan dan rotan untuk dijadikan bahan baku pembuatan keranjang.

Nenek Mancar bisa membuat satu keranjang per hari. Keranjang tersebut ia jual dengan harga Rp25 ribu – Rp50 ribu. Sayangnya, kini tangan Mancar sudah tidak lagi sekokoh dahulu. Ia kini lebih banyak berdiam diri di rumah sambil sesekali menganyam benda-benda kecil.

Demo harus berjalan kaki menuju sekolah, karena tidak ada akses transportasi yang bisa digunakan. Menurut Elvi, salah satu guru yang mengajar Demo, Demo adalah anak yang pandai. Ia mudah menerima pelajaran, meskipun tumbuh menjadi sosok yang pendiam.

Demo, bisa saja menjadi seorang Polisi, atau ia juga bisa melupakan cita-citanya akibat kondisi kehidupannya. Namun, Demo tidak mau menyerah. Ia terus bersekolah di tengah keterbatasannya.

“Aku masih ingin terus sekolah, tapi tak mau buat nenek tambah susah,” katanya.

 

Mari dukung Demo dan ratusan anak Indonesia lainnya yang terancam putus sekolah dengan menjadi Sponsor Anak di : http://bit.ly/hariterakhirkusekolah

Ditulis oleh Putri ianne Barus, Field Communications Officer Wahana Visi Indonesia

Artikel Terkait

14 Jun 2018

#HTS Berjuang untuk Kehidupan

#HTS Berjuang untuk Kehidupan

#HariTerakhirkuSekolah - Anak itu bernama Tio. Saat ini ia sedang menempuh pendidikan di…

08 May 2018

PATBM Wujud Kepedulian Desa pada Anak

PATBM Wujud Kepedulian Desa pada Anak

Desa Suka Maju adalah satu-satunya desa di Bengkayang, Kalimantan Barat yang berkomitmen untuk…

03 May 2018

Penghargaan Sederhana Bagi Tutor PAUD di Landak

Penghargaan Sederhana Bagi Tutor PAUD di Landak

Tanggal 2 Mei adalah momen bersejarah bagi pelaku dan kontributor Pendidikan di seluruh…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube