BERITA & CERITA

Inilah yang Masyarakat Asmat Butuhkan Sehari-hari

07 Jan 2020

Anak-anak saat menikmati makanan bersama-sama

Asmat Hope - Kabupaten Asmat merupakan wilayah yang dikelilingi oleh sungai dengan sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai peramu. Selain menangkap ikan di sungai, masyarakat akan beranjak ke hutan demi mendapatkan sagu, sayur-mayur serta berburu untuk mengisi perut.

Tanah yang cenderung berupa rawa-rawa serta tidak adanya kepastian akan pasang surutnya air sungai membuat kegiatan bercocok tanam sulit dilakukan di daerah ini. Itulah mengapa masyarakat Asmat masih membutuhkan perhatian dan bantuan dari banyak pihak.

Masyarakat Asmat terbiasa untuk menikmati sagu bakar dan sagu bola sebagai makanan utama. Jika  ada yang mendapatkan sayur atau ikan, maka makanan tentu akan terasa lebih nikmat. Asupan gizi yang kurang membuat permasalahan kekurangan gizi menjadi hal yang utama terjadi di Asmat. 

Melihat hal tersebut, Wahana Visi Indonesia (WVI) melalui proyek Asmat Hope melakukan dua pendekatan guna meningkatkan pengetahuan akan gizi dan mengajarkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada masyarakat.

Guna menunjang perilaku tersebut, masyarakat Asmat khususnya mereka yang berada di wilayah dampingan WVI (Distrik Damen, Warse, Akamar dan Birak) masih membutuhkan perlengkapan masak (panci, wajan, dandang, cobek, baskom dll), perlengkapan makan (piring, gelas, sendok) serta berbagai perlengkapan mandi (ember, gayung, sabun, sikat, odol, handuk). Dengan adanya perlengkapan ini maka praktik baik PHBS yang diajarkan kepada ibu dan anak diharapkan dapat diterapkan dalam perilaku sehari-hari.

Masyarakat Asmat juga terbiasa tinggal di satu rumah yang kerap dihuni oleh 3-5 keluarga. Hal ini membuat anak-anak dan orang tua harus tinggal dan tidur tanpa sekat. Tidak adanya tempat tidur serta perlengkapan masak dan makan juga membuat masyarakat sulit untuk mempraktikkan cara hidup sehat.

Bagi Anda yang ingin membantu masyarakat Asmat, dapat memberikan donasi dengan membuka tautan ini: http://isponsor.wahanavisi.org/

 

Ditulis oleh: Hotmianida, Program Manager of Asmat Hope Wahana Visi Indonesia

Artikel Terkait

13 Feb 2020

Ribuan Anak Terima Manfaat Respons Papua

Ribuan Anak Terima Manfaat Respons Papua

Kabupaten Wamena sempat dirundung kesedihan pada September 2019 lalu. Kerusuhan yang terjadi di…

11 Feb 2020

Perkataan Membangun yang Membawaku ke Luar Negeri

Perkataan Membangun yang Membawaku ke Luar Negeri

Program Sponsor Anak - Tingginya angka penderita HIV/AIDS di Provinsi Papua…

06 Feb 2020

Belajar Melalui Mengajar

Belajar Melalui Mengajar

Nelson Mandela mengatakan pendidikan adalah senjata paling ampuh yang bisa kita gunakan untuk…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube