BERITA & CERITA

Kaum Bapak Juga Bisa Menabung di VSLA

07 Nov 2019

Kaum bapak yang turut menabung di program VSLA di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara

VSLA (Village Saving Loan Accumulating) adalah program simpan pinjam yang rata-rata diikuti oleh ibu-ibu rumah tangga. Hal ini berbeda dengan VSLA yang berjalan di Desa Lambandia, Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara.  Tamrin (47) yang merupakan Kepala Desa berujar bahwa sebagian besar kaum bapak juga mengikuti kegiatan simpan pinjam di VSLA yang bernama Harapan Jaya tersebut. 

Sejak pertama kali dibentuk pada 2018, VSLA sudah menarik minat banyak warga desa. Meski awalnya kaum perempuan menjadi prioritas, tapi menurut Tamrin, kaum pria juga memerlukan kegiatan. Sebelumnya kaum perempuan telah mengikuti VSLA bernama VSLA Melati.  

“Ini untuk kebaikan mereka sendiri.  Lewat VSLA, kaum juga bisa belajar menyisihkan pendapatan jadi tidak harus selalu mengandalkan musim panen kakao untuk beli pupuk atau untuk membayar kebutuhan rumah tangga,” lanjut Tamrin. 

Tamrin menyarankan jajaran pemerintahan desa untuk memulai kegiatan VSLA lebih dulu. 

“Saya mulai VSLA dari jajaran pemerintahan dulu. Di sini VSLA kami diikuti oleh saya sendiri, pengurus desa dan juga kepala-kepala dusun,” katanya, “Kalau kepala dusun dan semua pemerintahan mulai dulu, masyarakat akan mengikuti.” 

VSLA Harapan Jaya pada awalnya beranggotakan 20 orang laki-laki dengan harga sahan Rp20.000. Setiap anggota boleh membeli minimal satu saham dan maksimal lima saham. Selama enam bulan, pada akhir siklus pertama, VSLA Harapan Jaya memperoleh Rp3.000.000 dari total saham. Ini belum termasuk dan sosial dan dendan. Untuk dana sosial, masing-masing orang wajib membayar Rp2.000. Sementara bagi anggota yang melanggar kesepakatan terutama soal waktu hadir, masing-masing orang dikenakan Rp5.000 sebagai denda. 

“Dana sosial ini kami sepakati dikumpulkan untuk menjenguk anggota yang sakit dan disumbangkan ke masjid,” cerita Tamrin.  

Sama seperti VSLA yang lain, di kelompok ini para anggota tak hanya bisa menabung namun juga meminjam uang. Dengan bunga satu persen per bulan, anggota bisa meminjam maksimal tiga kali dari jumlah saham yang mereka miliki.  

“Kalau di VSLA, kita bisa meminjam uang kapan saja. Kami tidak harus pergi ke bank dulu dan melewati proses yang lama,” cerita Ambosau (28) salah seorang anggota VSLA yang juga Kepala Dusun di Desa Lambandia. 

Pertemuan VSLA kaum pria yang diadakan sekali sebulan ini menjadi salah satu sarana bagi Tamrin untuk memberi sosialisasi dan mengedukasi warga terutama soal menabung. 

“Dulu kami jarang berkumpul karena sibuk. Dengan pertemuan VSLA, saya bisa menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan informasi seputar kegiatan di desa. Selain itu, kami jadi bisa belajar menabung, menyiapkan masa depan kami dan belajar saling tolong menolong,” ujar Tamrin. 

Tak sia-sia, perjuangan Tamrin dan Ambosau di awal telah berbuah manis. Sekarang, ada banyak anggota yang ingin bergabung dengannya di VSLA Harapan Jaya. 

“Untuk hasilnya, sebagai anggota, kami sudah merasakan manfaatnya. Tak hanya jumlah tabungan yang kami terima tapi juga ditambah bunga pinjaman dan denda yang kami bagi bersama,” cerita Ambosau yang pernah meminjam dana untuk membeli kebutuhan kebun cokelatnya. 

Tak sekadar harapan kosong, kini VSLA Harapan Jaya akan mewujudkan setiap impian dari anggotanya. 

 

Ditulis oleh: Rena Tanjung, Communications Officer Wahana Visi Indonesia

 

Artikel Terkait

17 Oct 2019

Pemkab Pinrang Dukung Terlaksananya Sanitasi Total Berbasis Masyarakat

Pemkab Pinrang Dukung Terlaksananya Sanitasi Total Berbasis Masyarakat

Demi memperkaya pengetahuan masyarakat Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan akan pentingnya sanitasi dan kesehatan,…

12 Sep 2019

Selama Ini Kami Minum Air Berkuman

Selama Ini Kami Minum Air Berkuman

Menjadi orang biasa bisa dilakukan semua orang. Namun, menjadi orang biasa yang berdampak…

29 Aug 2019

Mengedukasi Ibu Balita Lewat Pita

Mengedukasi Ibu Balita Lewat Pita

Herdawati merupakan seorang kader posyandu melati 2, Kecamatan Palu Barat, Sulawesi Tengah yang…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube