BERITA & CERITA

Lebih dari 3.000 Anak Sambas Mendapatkan Toilet Baru di Sekolah

11 Oct 2018

Para siswa dan guru SDN Sedayu, Kabupaten Sambas bersyukur bisa memiliki toilet baru hasil donasi Gift Catalogue

Jumlah murid Sekolah Dasar di Kecamatan Sanjingan Besar, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, semakin bertambah sehingga tidak hanya membutuhkan ruang kelas lebih banyak, tetap juga toilet. Wahana Visi Indonesia (WVI), sebagai organisasi kemanusiaan peduli anak, berupaya mendukung Sekolah Ramah Anak dengan penambahan toilet di 3 SD Kecamatan Sanjingan Besar dan dua bangunan toilet di tiap 19 SD dampingan Wahana Visi Indonesia, Kantor Operasional Sambas.

Upaya tersebut dilakukan melalui program Gift Catalogue. Dengan uang Rp150.000, donatur telah membantu 3.218 anak dan 231 guru di 3 SD di Kecamatan Sajingan Besar, yaitu SDN 07 Sasak, SDN 09 Senipahan dan SDN 12 Batang Air. Pembangunan sarana sanitasi juga telah selesai dilakukan di 7 SD lainnya di Kabupaten Sambas, yaitu di SDN 03 Sajingan, SDN 13 Tanjung, SDN 29 Sedayu, SDN 06 Sebadi, SDN 27 Sekumbak, SDN 15 Perigi Parit, dan SDN 32 Tanjung Bakau. 

Sudirman (49) atau yang akrab disapa Pak Dirman, salah seorang guru di SDN 03 Sajingan mengatakan, demi bisa memenuhi standar pelayanan minimal bidang sarana dan prasarana sekolah, ketersediaan toilet hendaknya memang sesuai dengan jumlah murid yang ada.  

Menurut Dirman, rasio ideal ketersediaan toilet sehat adalah 1:40 toilet untuk murid laki-laki, dan 1:25 toilet untuk murid perempuan. Jumlah murid saat ini adalah 209 (110 putri dan 99 putra), dimana seluruh murid hanya menggunakan 6 toilet, yang telah ada sejak 1972.

Tidak adanya dana pembangunan toilet dari Alokasi Dana Desa (ADD) maupun Dinas Pendidikan membuat banyak pihak sekolah kesulitan menyediakan fasilitas sanitasi terbaik bagi para murid. Masyarakat yang kebanyakan bekerja sebagai petani dengan penghasilan yang terbatas juga tidak bisa menjadi solusi untuk menutupi kebutuhan toilet tersebut.

 “Kami sangat bersyukur dengan adanya dukungan pembangunan toilet dua pintu dari Wahana Visi Indonesia yang bisa dipakai oleh 209 murid dan 11 guru di sekolah ini,”jelas Dirman.

Tak hanya Dirman yang mengaku berbahagia pasca mendapatkan toilet di sekolah, Afrilia (11), salah satu siswa yang sekolahnya turut mendapatkan bantuan toilet mengatakan sangat terbantu.

“Sudah enam tahun saya merasakan ketika jam istirahat kami selalu mengantre kalau mau buang air kecil. Kadang kami numpang toilet ke rumah masyarakat di sekitar sekolahan untuk buang air kecil. Kalau sudah mendesak, kami buang air kecil di sekitar belakang sekolah karena kondisi toilet kami yang tidak cukup. Saya sangat senang dua toilet baru sudah selesai dibangun, jadi total ada empat toilet kami yang bagus, sehingga saya dan teman-teman tidak perlu mengantre dan menumpang ke toilet masyarakat di dekat sekolah,” ungkap Afrilia.

Hadirnya toilet di sekolah lewat donasi Gift Catalogue menjadi solusi bagi anak-anak di Sambas mendapatkan hidup utuh sepenuhnya. Kesehatan dan kesejahteraan anak menjadi hal terpenting yang bisa kita berikan bagi kehidupan anak-anak tersebut.

    

    

Ditulis oleh: Staff Wahana Visi Indonesia Area Program Sambas

Artikel Terkait

17 Oct 2018

Zea Tidak Lagi Takut Orang Asing

Zea Tidak Lagi Takut Orang Asing

“Saya bangun pagi-pagi supaya tidak terlambat ke sekolah. Saya senang sekolah karena ada…

20 Sep 2018

WVI Libatkan PKK untuk Mencegah Kekerasan Terhadap Anak

WVI Libatkan PKK untuk Mencegah Kekerasan Terhadap Anak

Kasus kekerasan pada anak kian marak. Berdasarkan yang masuk ke Wahana Visi Indonesia…

19 Sep 2018

Pejuang Anak dari Pelempai

Pejuang Anak dari Pelempai

Mukti, salah seorang anggota Forum Anak Pelempai, Kalimantan Barat adalah sosok yang bersahaja,…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube