BERITA & CERITA

Mengabadikan Dahulu, Digunakan Kemudian

29 Apr 2019

Sri dan Rabbi di depan toilet baru di sekolah mereka

Ada yang istimewa di awal tahun 2019. Sebagian anak di Kabupaten Sambas terlihat antusias ketika hendak kembali memasuki sekolah pascaliburan semester dan tahun baru. Terlebih ada benda baru yang menghiasi sudut sekolah mereka.

Sri (12) dan Rabi (12) adalah dua contoh murid yang berbahagia tersebut. Kedua murid kelas 6 ini senang karena adanya dua WC baru di sekolahnya, “Bagus, warnanya juga,” ujar Rabi sambil tersenyum. Teman sekelasnya, Sri, menyambung, “WC yang lama kotor, sudah mau roboh. Untung kami anak perempuan dapat WC baru.”

Serupa dengan SDN 29 Sedayu, SDN 23 Sayang di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat adalah sekolah yang juga menerima bantuan untuk pembangunan WC.

Alhamdullilah karena ada pendampingan dari Wahana Visi Indonesia (WVI),” ungkap Saheri (56), Kepala Sekolah SDN 23 Sayang. Pria yang mengabdi di sekolah ini sejak tahun 1985 ini bercerita, “Sebetulnya sudah ada empat WC untuk para murid. Cuma masih kurang untuk siswa yang jumlah seluruhnya 132 orang,”.

Sekolah yang berdiri sejak tahun 1976 ini semula hanya dilengkapi tiga WC, satu untuk para guru dan dua lainnya untuk murid. Seiring bertambahnya jumlah murid, pihak sekolah kemudian membangun dua WC lagi dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK).

WVI, yang salah satu programnya adalah untuk memperbaiki sanitasi di lingkungan sekolah, melihat kebutuhan mendesak yang dialami SDN 23 Sayang ini. Walaupun mereka memiliki empat WC, sebagian kondisinya buruk. Maka WVI membantu untuk menambahkan dua WC putri.

WC baru tersebut selesai dibangun akhir Desember 2018, menjelang anak-anak libur sekolah.

“Jadi Sri, Rabi dan anak-anak kelas 6 lainnya hanya bisa menikmati setengah semester. Mereka sudah ujian, 22 April nanti,” lanjut Saheri.

Tampaknya tidak masalah bagi mereka berdua. “Kami sudah foto-foto dulu dekat WC baru sebelum liburan. Buat kenang-kenangan. Setelah masuk sekolah lagi, baru kami coba pakai,” cerita Rabi sambil tertawa.

 

Ditulis oleh: Regina Veronica Edijono, Editor, Wahana Visi Indonesia

Artikel Terkait

22 May 2019

Saya Tidak Perlu Lagi Membeli Sayuran

Saya Tidak Perlu Lagi Membeli Sayuran

Sayuran menjadi salah satu komponen penting untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, khususnya bagi…

09 May 2019

Aku Mau Kelasku Bagus

Aku Mau Kelasku Bagus

Setiap anak berhak untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan memadai. Kualitas pendidikan selain…

02 May 2019

Ruang Kelas Baru Itu Akhirnya Datang Juga

Ruang Kelas Baru Itu Akhirnya Datang Juga

Terbatasnya keberadaan ruang kelas di beberapa sekolah di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat membuat…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube