BERITA & CERITA

Mengenal Baik dan Buruknya Makanan di Posko Pengungsian

08 Apr 2019

Uce (tengah) akhirnya mengerti akan pentingnya gizi makanan bagi anak setelah mendapatkan materi dari fasilitator WVI di posko pengungsian di Sentani

#PeduliSentani - Matahari bersinar terik hari itu. Namun, panas terik matahari tidak menghalangi semangat para ibu hamil atau yang memiliki balita untuk mengikuti kegiatan di Ruang Ramah Remaja Perempuan, Ibu, dan Anak di salah satu posko pengungsian di Sentani. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi para ibu yang memiliki balita dan ibu yang sedang hamil untuk memiliki pemahaman baik mengenai gizi seimbang bagi anak dan kesehatan reproduksi.

Siang itu, materi yang disampaikan terkait dengan penyediaan makanan dengan gizi seimbang bagi balita dan ibu hamil. Lebih dari 50 ibu-ibu mengikuti kegiatan ini. Mereka dengan antusias menyimak materi yang disampaikan oleh fasilitator dari Wahana Visi Indonesia (WVI).  

Tenda penyintas menjadi riuh ketika para ibu ini menyadari bahwa selama ini mereka belum memberikan gizi seimbang bagi anak-anak mereka. Ibu Uce (26) misalnya, senang mengikuti kegiatan ini karena mendapatkan pengetahuan baru mengenai kesehatan dan makanan yang baik bagi anaknya yang masih balita.

“Anak saya sedang batuk. Dia suka sekali makan chiki dan saya biarkan saja dia makan itu supaya dia kenyang. Tapi melalui kegiatan ini, saya baru tahu bahwa chiki tidak baik untuk anak. Tra lagi nanti saya kasih dia chiki. Jika kondisi sudah baik, saya mau kasih dia buah saja,” ujar wanita yang telah memiliki 2 anak dan telah tinggal selama 3 minggu di pengungsian ini.

Tiap hari, tim WVI akan memberikan materi-materi yang berbeda di Ruang Ramah Remaja Perempuan, Ibu, dan Anak.

“Sering kali ibu-ibu disini memberikan makanan yang kurang bergizi bagi anak-anaknya, bukan karena mereka mau melakukannya, tetapi mereka tidak tahu bahwa hal itu tidak baik. Melalui latar belakang itulah, kegiatan ini perlu dilakukan agar para ibu-ibu memiliki pemahaman yang baik dan dapat mendukung anak-anaknya melalui pemberian makanan dengan gizi yang seimbang,” ujar Mian Panjaitan, selaku fasilitator WVI di Ruang Ramah Remaja Perempuan, Ibu, dan Anak.

Melihat terjadinya bencana banjir bandang di Sentani, WVI melakukan respons tanggap bencana hingga 30 April 2019. Wahana Visi Indonesia masih membuka ruang donasi bagi Anda untuk berbagi kepada masyarakat di Sentani melalui Rekening BCA, 478-3019445, a/n Yayasan Wahana Visi Indonesia. Dalam proses transaksi, mohon dapat menambahkan kode angka 3 di nominal paling belakang, contoh: Rp500.003. Bukti transfer dapat dikirimkan ke berbagi@wvi.or.id.

Ditulis oleh:  Theodora D. Paramita, Media Relation Officer Wahana Visi Indonesia

Artikel Terkait

16 Apr 2019

Semangat yang Tak Pernah Patah

Semangat yang Tak Pernah Patah

#PeduliSentani – Telah lebih dari 3 minggu tinggal di posko evakuasi pasca bencana, tidak…

11 Apr 2019

Tahunan Tak Miliki Tempat Tetap, Bangunan PAUD Holistik Integratif Efata Akhirnya Diresmikan

Tahunan Tak Miliki Tempat Tetap, Bangunan PAUD Holistik Integratif Efata Akhirnya Diresmikan

Sebuah lagu dan tarian dari puluhan anak-anak siswa PAUD Efata terdengar merdu dan…

01 Apr 2019

Barnabas: Sekarang Kami Miskin, Tuhan Yesus Sudah Ambil Semuanya

Barnabas: Sekarang Kami Miskin, Tuhan Yesus Sudah Ambil Semuanya

#PeduliSentani – Lima belas hari telah berlalu pascabanjir bandang yang menerjang Sentani,…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube