BERITA & CERITA

Patrisia si Polwan Masa Depan

09 May 2018

Patrisia bercita-cita menjadi seorang Polwan untuk menegakkan keadilan.

Jika melihat perawakannya yang tegap dan tinggi, pantaslah seorang Patrisia (15) bercita-cita menjadi seorang Polwan atau Polisi Wanita. Polwan identik dengan wanita pemberani dan tegas untuk membela kebenaran. Dulu, Patrisia tidak berani menggantung harapannya setinggi ini karena ia adalah gadis cilik yang rendah diri.

“Saya waktu itu tidak berani, saya tidak percaya diri, saya malu bicara dengan orang,” kata Patrisia membuka ceritanya.

Beruntung, di tengah krisis kepercayaan diri itu banyak orang mulai menyemangatinya. Tak hanya datang dari keluarga, semangat itu juga datang dari sponsornya. Patrisia kecil bertemu sponsornya lewat Wahana Visi Indonesia (WVI) kantor operasional Merauke tepat ketika ia masih duduk di bangku SD.

“Saya mulai menulis surat untuk sponsor dan sponsor balas surat saya. Saya bilang cita-cita saya jadi Polwan dan sponsor mendukung karena dia lihat badan saya bagus,” cerita Patrisia sambil menyungging senyum penuh pengharapan.

Selain mengirim surat untuk sponsor, Patrisia juga mengikuti berbagai kegiatan WVI seperti Forum Anak, perlombaan anak, dan berkemah. Saat mengikuti aneka kegiatan itulah, Patrisia mulai belajar untuk berani bicara di depan umum.

“Di Forum Anak, saya dan teman-teman belajar untuk lebih berani, percaya diri, dan saling mendukung satu sama lain,” tambahnya.

Tentang sponsornya, Patrisia merasa bersemangat karena ia bisa saling berkirim surat dan bercerita. Ada beberapa pengalaman menarik yang Patrisia alami bersama sponsornya. Tak jarang, ia sering mendapat hadiah berupa buku, bolpoin, tas, dan tempat pensil saat menulis surat.

“Saya senang sekali mendapat hadiah karena semakin mendorong saya untuk semangat belajar. Sponsor bilang kalau ingin jadi Polwan saya harus rajin belajar dan berdoa. Saya harus bisa jadi teladan di rumah dan sekolah,” cerita remaja yang lahir dan besar di Kabupaten Merauke ini.

Sebagai seorang ‘calon’ Polwan, Patrisia masih harus melewati perjuangan yang panjang. Tapi dengan kepercayaan diri dan semangat yang ia miliki sekarang, gadis ciliki ini yakin bisa meraih cita-citanya.

“Saya berterima kasih kepada sponsor saya dan WVI karena telah mendukung dan menyemangati saya untuk bisa meraih masa depan saya,” tutup Patrisia.

 

Ditulis oleh Rena Tanjung, Field Communications Officer, Wahana Visi Indonesia

Artikel Terkait

12 Oct 2018

Merawat Kebun Gizi dari Atas Panggung

Merawat Kebun Gizi dari Atas Panggung

#ProgramAsmatSehat - Wahana Visi Indonesia (WVI) sejak Januari 2018 ikut merespon…

05 Oct 2018

#ProgramAsmatSehat: Menanam di Kota Lumpur

#ProgramAsmatSehat: Menanam di Kota Lumpur

#ProgramAsmatSehat - Kampung Damen, merupakan salah satu wilayah dampingan Wahana Visi…

28 Sep 2018

Laporan 9 Bulan Respons Kejadian Luar Biasa Campak dan Gizi Buruk

Laporan 9 Bulan Respons Kejadian Luar Biasa Campak dan Gizi Buruk

#ProgramAsmatSehat - Mewujudkan anak-anak Kabupaten Asmat yang sehat dan terbebas dari…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube