BERITA & CERITA

Perpustakaan Baru Pascabencana Puting Beliung

27 Sep 2019

Dua orang anak saat asyik membaca di perpustakaan baru milik SDK Waidahi

SDK Waidahi merupakan salah satu sekolah yang terletak di Desa Wogalirit, Kabupaten Sikka, NTT. Tepat pada Februari 2016, sekolah ini mengalami kerusakan yang cukup serius akibat bencana puting beliung. Atap dan rangka perpustakaan di sekolah ini hancur dan tak lagi layak digunakan.

Melihat hal ini, Wahana Visi Indonesia (WVI) Area Program Sikka tak lantas tinggal diam. Bersama dengan Becky Tumewu yang juga merupakan salah satu ambassador WVI beserta putri bungsu dari Becky Tumewu, Kayla Darmawan dan rekan-rekannya, memutuskan untuk membantu proses renovasi bangunan perpustakaan. 

Ide muncul dari Kayla Darmawan yang kemudian berinisiatif mengumpulkan dana untuk membantu proses renovasi perpustakaan di SDK Waidahi melalui kampanye ‘Sikka untuk Semua’. Perpustakaan di SDK Waidahi ini akhirnya diresmukan pada Selasa (24/09/2019) kemarin.  

Area Program Manager WVI di Sikka Johny Noya mengatakan, perpustakaan tersebut sengaja diciptakan dengan konsep ramah anak. Itu berarti ada beberapa fasilitas yang diberikan guna menunjang kenyamanan anak, seperti: buku bacaan sesuai dengan konsumsi usia anak, mengakomodir kemampuan baca semua level membaca anak, fisik bangunan perpustakaan serta aman dan nyaman bagi anak.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDK Waidahi Angelus menyampaikan rasa terimakasih kepada WVI dan Becky Tumewu atas kepedulian membangun perpustakaan ramah anak bagi SDK Waidahi.

“Kami sangat bahagia dan senang dengan hasil pekerjaan renovasi gedung perpustakaan dan lingkungan sekolah ini. Kami berterima kasih kepada WVI dan kepada ibu Becky Tumewu serta anak Kayla atas kepeduliannya kepada kami di sini,” ujar Angelus.

Sementara itu, Ketua Komite SDK Waidahi Wihelmus Woda menambahkan, dengan adanya renovasi tersebut, maka kondisi dan wajah sekolah menjadi lebih baru dan berwarna. 

“Kalau bukan karena WVI bersama sponsor membantu kami di sini, maka kondisi sekolah tentu tidak akan seperti yang kita lihat sekarang ini. SDK Waidahi sekarang memiliki wajah yang baru. Saya mewakili orangtua murid merasa bersyukur dan berterima kasih. Mengingat sekolah ini adalah sekolah swasta sehingga untuk perbaikan sarana lebih banyak menjadi tanggungjawab kami orangtua dan komite sekolah.” ujar Wihelmus.  

   


Ditulis oleh: Putri ianne Barus, Communications Officer Wahana Visi Indonesia

 

Artikel Terkait

07 Oct 2019

Sulap Lahan Berbukit Menjadi Permadani Sayuran

Sulap Lahan Berbukit Menjadi Permadani Sayuran

Usia bukan menjadi penghalang untuk bekerja di kebun dan menanam sayuran dalam jumlah…

06 Sep 2019

Anak Sikka Lakukan Karnaval Demi Bebas dari Kekerasan

Anak Sikka Lakukan Karnaval Demi Bebas dari Kekerasan

Bersamaan dengan perayaan kemerdekaan Republik Indonesia, Agustus 2019 lalu, Wahana Visi Indonesia (WVI)…

22 Aug 2019

Fokus Belajar, Fokus Menyusui

Fokus Belajar, Fokus Menyusui

Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada bersama Wahana Visi Indonesia (WVI) untuk pertama kalinya melaksanakan…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube