BERITA & CERITA

Praktik Pertanian Baik, Produksi Kacang Tanah Meningkat

19 Jun 2019

Para peserta GAP saat melakukan praktik di area lahan pertanian

Wahana Visi Indonesia Area Program (WVI AP) Kupang terus mendukung masyarakat untuk mempraktikkan teknik pertanian yang baik. Praktik ini dapat mendukung masyarakat khususnya petani di desa dampingan untuk mendapatkan hasil yang baik yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Selain itu, hasil pertanian yang baik dan berkualitas dapat mendukung penambahan pendapatan petani melalui pemasaran dengan harga yang tinggi. Penambahan keuntungan ini diharapkan dapat membantu petani untuk mampu menabung bagi kebutuhan dasar anak misalnya kesehatan dan pendidikan.

Agustus 2018 lalu WVI AP Kupang memfasilitasi pelatihan GAP (Good Agriculture Technic) bagi kelompok-kelompok tani di Desa Sillu, Kupang. Pada pelatihan ini, petani diajarkan mengenai teknik pertanian yang dapat menghasilkan tuaian yang berkualitas mulai dari pemilihan bibit, pengolahan lahan hingga pasca panen. AP juga mendukung petani dengan memberikan input pertanian berupa bibit varietas Hypoma.

Bulan Mei 2019, salah satu kelompok tani yang sudah mendapatkan pelatihan dan input pertanian tersebut yakni Kelompok Tani Sasi, melakukan panen untuk Kacang Tanah yang bibitnya merupakan varietas Hypoma. Petani merasakan manfaat dari bibit tersebut yang mana meningkatkan produktivitas kacang tanah. Hasilnya yaitu 1 ubinan menghasilkan 1 kg sehingga 1 ha menghasilkan 1,04 ton kacang tanah.

“Kami senang karena hasil panen meningkat.  Biji kacang mulus dan keras dibanding dengan benih lokal yang kami pakai sebelumnya. Dulu hanya 13-17 buah sedangkan saat ini 23-27 buah. Kedepan kami akan tanam lebih banyak lagi,” ungkap Ferderika Malafu Bait, (51), salah satu anggota Kelompok Tani.

Praktik pertanian yang baik didukung dengan input pertanian yang baik pula dapat menghasilkan komoditas yang berkualitas. AP terus mendukung petani sembari mempersiapkan mereka agar terus mempratikkannya secara mandiri.

 

Ditulis oleh: Otniel Rissy, Technical Program 4 Coordinator dan Esti Tanaem MELC Area Program Kupang Wahana Visi Indonesia

Artikel Terkait

09 Aug 2019

Menghidupkan Tanah Gersang Sekolah

Menghidupkan Tanah Gersang Sekolah

Botol air mineral bekas yang berisi air terikat di tiap pohon yang tertanam…

25 Jul 2019

FOTO: WVI Sumba Timur Rayakan HAN 2019 dengan Kasih Sayang

FOTO: WVI Sumba Timur Rayakan HAN 2019 dengan Kasih Sayang

Sumba Timur merupakan kabupaten di NTT yang menerima pelaporan kasus kekerasan tertinggi terhadap…

10 Jul 2019

Aktivitas Baru Kami yang Menyenangkan

Aktivitas Baru Kami yang Menyenangkan

Eka (11) merupakan salah satu perwakilan anak Wahana Visi Indonesia (WVI) di desanya.…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube