BERITA & CERITA

Program Wahana Literasi

03 Jul 2019

Program Wahana Literasi

Mengenal Wahana Literasi

Wahana Literasi merupakan salah satu program Wahana Visi Indonesia yang dirancang untuk memandu sekolah, orang tua, pengasuh, serta masyarakat untuk lebih mendukung pengembangan literasi pada anak atau siswa di kelas-kelas awal sekolah dasar, yang dilakukan di sekolah, setelah jam sekolah selesai dan di rumah.

Pendekatan yang dilakukan dalam program Wahana Literasi ditujukan untuk meningkatkan lima kemampuan dasar siswa termasuk pengenalan membaca, pengenalan huruf dan kata, membaca dengan lancar, pengetahuan kosa kata dan pemahaman membaca.

Program ini dilakukan di enam kabupaten se-Indonesia, di antaranya: Kabupaten Wamena, Biak, Sentani, Landak, Manggarai Barat, Manggarai Timur.

 

Komponen Wahana Literasi

  1. Penilaian (Assessment
    Penilaian membaca dasar dan garis akhir, mengukur tingkat membaca anak, mengevaluasi kebutuhan belajar anak, serta membantu sekolah dan kementerian kemajuan siswa.  
  1. Pelatihan Guru (Teacher Training)
    Guru belajar untuk menggabungkan lima keterampilan membaca inti ke dalam kurikulum mereka dan menerima pembinaan guru yang berkelanjutan. Para guru belajar untuk menciptakan lingkungan yang menarik di ruang kelas mereka dan memastikan bahwa anak-anak tetap termotivasi saat belajar membaca.

  2. Aksi Komunitas (Community Action)
    Memobilisasi orang tua dan masyarakat untuk mendukung anak-anak ketika mereka belajar membaca melalui kamp-kamp membaca yang menyenangkan di luar sekolah. 

  3. Pembuatan Material (Material Creation)
    Penciptaan bahan bacaan yang relevan dan bermutu lokal. Keberadaan perpustakaan kampung, sekolah dan atau perpustakaan keliling akan mendukung ketersediaan bahan-bahan bacaan yang telah dikembangkan.

 

Dampak Wahana Literasi bagi Masyarakat

Lewat pengadaan program Wahana Literasi, Wahana Visi Indonesia mengharapkan terjadinya peningkatan mutu pendidikan anak Indonesia. Semakin meningkatnya keterampilan membaca anak, maka akan semakin besar kesempatan anak untuk menggali potensi yang ada pada dirinya.

Guru juga akan menjadi lebih kreatif dan terus berorientasi pada peningkatan keterampilan dan kompetensi mengajar. Guru bisa menghadirkan ‘rumah kedua’ bagi siswanya pasca mengaplikasikan Wahana Literasi dalam kegiatan belajar-mengajar.

Selain itu, Wahana Visi Indonesia telah menciptakan penilaian keaksaraan yang dirancang untuk mengukur kemajuan siswa dalam membaca sebagai hasil dari program keaksaraan/literasi. Instrumen ini diujikan pada siswa kelas 3 sekolah dasar yang terdaftar di sekolah untuk mengukur tingkat kemahiran minimum dalam pemahaman bacaan. Penilaian ini disebut STAR (School-based Test About Reading / Tes Berbasis Sekolah tentang Membaca)

Pada kuartal IV tahun 2017, Wahana Visi Indonesia telah pula melakukan survei baseline nasional STAR secara simultan kepada siswa kelas 3 di 9 wilayah program di Indonesia. Hasilnya mengindikasikan bahwa 4 wilayah program berada pada tingkat risiko ekstrem antara lain; Manggarai Barat 29%, Biak 32%, Sentani 39%, Jayawijaya 42%, Landak 50%,  sementara rata-rata secara nasional, proporsi anak kelas 3 yang membaca dengan pemahaman adalah 52%.

Kajian ini menguatkan komitmen Wahana Visi Indonesia untuk terus melakukan intervensi program pendidikan dasar, khususnya Literasi di daerah dengan risiko ekstrem tersebut.  

  

Artikel Terkait

16 Aug 2019

HAN Pertama di Pedalaman Asmat

HAN Pertama di Pedalaman Asmat

Tanggal 23 Juli 2019 merupakan hari yang istimewa bagi anak-anak Indonesia, pasalnya hari…

07 Aug 2019

Nikmatnya Membaca Buku di Perahu Pustaka

Nikmatnya Membaca Buku di Perahu Pustaka

Setelah lama tidak berkunjung, Perahu Pustaka Sentani kembali hadir di Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura…

06 Aug 2019

Cerita Anak: Bersuara di Musrenbang? Siapa Takut!

Cerita Anak: Bersuara di Musrenbang? Siapa Takut!

Berpartisipasi di Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) desa adalah pengalaman pertama untuk saya. Saya…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube