BERITA & CERITA

Semangat Membara Pasca Terjadinya Bencana

15 Feb 2019

Sahinun (kanan) dan keluarganya

#LombokBangkitKembali - Dusun Sugiyan Baru merupakan sebuah dusun pemekaran yang terletak di Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur. Setidaknya ada 500 jiwa yang menggantungkan hidup dengan bertani di dusun ini. Sayangnya kebanyakan masyarakat di dusun ini tidak dapat membaca dan menulis alias buta huruf, sehingga sulit bagi mereka untuk mendapatkan bantuan pasca bencana yang terjadi Juli 2018 lalu di Lombok.

Proses distribusi bantuan yang kerap dilakukan pasca gempa Juli 2018 di Lombok, membutuhkan proses verifikasi bagi siapapun yang menerima bantuan. Dengan ketidakmampuan masyarakat untuk melakukan tanda tangan ataupun membaca, maka proses distribusi akan berjalan lebih lambat ataupun dibatalkan. Untung saja ada Kepala Dusun Khairul Anwar (43) dan istrinya Sahinun (37) yang sabar berjuang mengusahakan bantuan demi kepentingan masyarakat di dusun ini, termasuk bantuan dari Wahana Visi Indonesia (WVI).

“Saat itu WVI datang ke desa ini. Kami diundang untuk berkumpul ke kantor desa. Saat itu saya dan kader yang datang ke sana. Pak Kadus yang mengurus bantuan dan saya yang mengurus surat-surat untuk masyarakat saya,” ujar Sahinun membuka pembicaraan.

Sahinun sangat dikenal masyarakat Dusun Sugiyan Baru. Bukan karena ia adalah istri Kepala Dusun, melainkan karena semangatnya yang membara dalam membantu masyarakat di sana, terutama pasca terjadinya gempa bumi di sana.

Sahinun dan suaminya selalu ada bagi masyarakat Sugiyan Baru sejak 2012, saat yang sama sejak pertama kali dusun ini resmi berdiri. Bahkan hingga saat ini, semangat pasangan suami istri ini selalu ada bagi masyarakat yang meminta pertolongan.

Menurut Sahinun, hal utama yang dia dan suaminya lakukan saat menjabat sebagai Kepala Dusun adalah memastikan setiap orang di dusunnya telah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik dan Kartu Keluarga (KK). Saat suaminya bekerja, ia pun rela untuk dilibatkan dalam proses pengurusan surat-menyurat. Menurutnya, dengan lengkapnya KTP dan KK, maka segala urusan masyarakat akan semakin mudah, termasuk dalam menerima bantuan saat bencana melanda.

“Masyarakat di sini sangat ketergantungan dengan saya. Setiap urus KTP, Kartu Keluarga semua saya dampingi. Setiap pagi saya pergi ke Kantor Dukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) untuk menemani orang-orang membuat KTP online, Kartu Keluarga dan segala urusan surat-menyurat,” ungkapnya berapi-api.

Semangat Sahinun ini lantas membuat masyarakat dusun menjadi lebih teratur dan disiplin administratif. Semangat ini pula lah yang membuat masyarakat Sugiyan Baru bisa mendapatkan toilet umum beserta tangki air di 11 titik.

Salah satu toilet diletakkan tidak jauh dari rumah Sahinun dan keluarganya. Rumah tersebut juga digunakan sebagai tempat berjalannya aktivitas posyandu. Dengan adanya toilet di area yang sama, masyarakat yang datang bisa dengan leluasa menggunakan toilet dan air yang tersedia.

“Saya sangat sangat berterima kasih sekali kepada Wahana Visi Indonesia karena telah memberikan bantuan untuk masyarakat saya. Wahana Visi luar biasa. Toiletnya berguna sekali,” ujar ibu empat anak ini.

Tak hanya memberikan toilet dan tangki air di Dusun Sugiyan Baru, Wahana Visi Indonesia lewat tim Respons Tanggap Bencana Gempa Lombok juga memberikan toilet ke beberapa desa di Kecamatan Sambelia. Hingga enam bulan masa kerja, Wahana Visi Indonesia telah mendirikan 1.241 toilet dengan 446 tangki air di Kabupaten Lombok Utara dan Kabupaten Lombok Timur (data per 1 Februari 2019).

Selain memberikan toilet dan tangki air, Johny Noya selaku Operation Team Leader Respons Tanggap Bencana Gempa Lombok mengatakan, Wahana Visi Indonesia turut memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat di beberapa area respons. Penyuluhan ini dilakukan guna mengajarkan masyarakat untuk mengimplementasikan perilaku hidup sehat seperti stop buang air besar sembarangan, melakukan cuci tangan pakai sabun atau memasak air sebelum mengonsumsinya.

Ditulis oleh: Putri ianne Barus, Field Communication Officer Wahana Visi Indonesia

Artikel Terkait

10 May 2019

WVI Lakukan Serah Terima Program Tanggap Bencana Kepada Pemerintah Lombok Timur

WVI Lakukan Serah Terima Program Tanggap Bencana Kepada Pemerintah Lombok Timur

#LombokBangkitKembali – Pasca melayani dua kabupaten di Lombok sejak Juli 2018…

12 Apr 2019

Komite Pengelola Air untuk Atasi Masalah Sanitasi di Lombok

Komite Pengelola Air untuk Atasi Masalah Sanitasi di Lombok

#LombokBangkitKembali – Gempa yang terjadi pada Juli 2018 lalu telah meluluhtantakkan…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube