BERITA & CERITA

Semangat Perubahan di SD Inpres Komba

15 Dec 2015

Guru SDN Inpres Komba mengajak murid-murid belajar di kelas dengan cara yang menyenangkan sehingga tercipta suasana yang lebih akrab.

SDN Inpres Komba adalah salah saru sekolah model Wahana Visi Indonesia yang berlokasi di Kampung Yobeh, Distrik Sentani. SDN Inpres Komba memiliki 6 ruang kelas dan 12 rombongan belajar dengan total murid 381 siswa. Saat ini, SDN Inpres Komba memiliki 21 guru. SDN Inpres Komba selama 3 tahun telah didampingi oleh Wahana Visi Indonesia kantor operasional Sentani (WVI).

Tidak semudah membalikan telapak tangan untuk memulai pendampingan di sekolah ini karena pada awalnya guru masih memiliki pemahaman yang kurang tentang WVI. Namun Ibu Agustina Sokoy selaku Kepala Sekolah memberikan pemahaman kepada para guru karena ia melihat nilai-nilai yang ditanamkan oleh WVI menyempurnakan nilai-nilai yang ditanamkan di sekolah.

“Anak yang semula tidak percaya diri dan tidak berani bicara di depan kelas, sekarang saya melihat anak yang sama berani berpidato dan berkomunikasi dengan baik,” katanya.

Sepanjang tahun 2013 dan 2014, 4 orang guru terlibat dalam pendampingan Wahana Visi Indonesia terutama dalam hal metode pembelajaran. Selanjutnya 21 orang guru berangsur mengikuti pendampingan ini yang berdampak pada hasil mereka mengajar di kelas.

“Tahun lalu lebih dari 25 anak kelas 6 mendapatkan nilai UTS di bawah 60. Saat ini, dengan metode pengajaran yang lebih kreatif, nilai dapat meningkat. Hanya 7 siswa yang mendapatkan nilai di bawah 60,” kata guru agama di SDN Inpres Komba.

Ibu Kepala Sekolah sangat senang karena Wahana Visi Indonesia membantu dalam meningkatkan kualitas guru sehingga anak-anak lebih tertarik untuk datang ke kelas.

“Setelah dilakukan bedah kelas (dekorasi ulang kelas-red), ruang kelas tidak lagi membosankan. Para guru menciptakan kelas seperti sebuah rumah kecil di mana guru dan anak menyatu di dalamnya”, katanya. Ia menjelaskan dengan tatanan ruang kelas yang baru, anak-anak yang sebelumnya selalu membolos kini justru lebih betah di dalam kelas. “Para guru sekarang sudah memiliki pemahaman yang lebih baik akan tugas-tugasnya karena semakin banyak cara-cara yang kreatif yang diciptakan guru untuk membantu siswa agar lebih memahami pelajaran.”

Tantangan yang paling besar yang dihadapai di SDN Inpres Komba adalah untuk memastikan para guru untuk membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sendiri dan melakukan apa yang tertulis di dalamnya. Saat ini semua guru di SDN Inpres Komba telah dilatih dalam meningkatkan metode pendampingan dan persiapan RPP.

 

Ditulis oleh Yudit Agni, Monitoring, Evaluation and Learning Coordinator Wahana Visi Indonesia Kantor Operasional Sentani

Artikel Terkait

01 Apr 2020

Wahana Visi Indonesia Lakukan Respons Darurat Pandemik Covid-19

Wahana Visi Indonesia Lakukan Respons Darurat Pandemik Covid-19

#BersamaLawanCovid19 - Menghadapi pandemik Covid-19, Wahana Visi Indonesia (WVI) melakukan respons…

27 Mar 2020

Victoria: Terima Kasih Tidak Lupa Pada Kami

 Victoria: Terima Kasih Tidak Lupa Pada Kami

#ResponsDBDSikka – Yuanita (7) tampak tidak seceria biasanya. Badannya belum benar-benar…

24 Mar 2020

Terus Bergerak Bersama Forum Anak Desa

Terus Bergerak Bersama Forum Anak Desa

Cece mulai mengikuti mengenal forum anak desa dan aktif di organisasi anak tersebut…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube