DARI LAPANGAN

#SponsorAGirl Forum Anak Menjadikanku Pemberani

11 Apr 2018

Yuni merupakan anak yang pemalu. Bergaul dan berkenalan dengan orang-orang baru adalah hal yang sulit baginya. Tapi melalui kegiatan-kegiatan Forum Anak, ia berlatih agar berani tampil dan berpendapat.

#SponsorAGirl - Menjadi dokter adalah impian Yuni Yenusa sejak kecil. Si kecil Yuni yang sempat menjadi anak sponsor Wahana Visi Indonesia (WVI) di Jayapura pada 2004-2016 ini tumbuh aktif menjadi Yuni yang pemberani. Meski begitu, kepribadian Yuni kecil ternyata jauh berbeda dengan Yuni yang terlihat sekarang.

Sejak usia 6 tahun, Yuni sudah terlibat dalam berbagai kegiatan yang diadakan WVI. Mengikuti Forum Anak, Peer Educator, Konselor Cilik dan Sahabat Sumber Informasi (SSI) adalah kegemaran Yuni saat itu.

Yuni merupakan anak yang pemalu. Bergaul dan berkenalan dengan orang-orang baru adalah hal yang sulit baginya. Tapi melalui kegiatan-kegiatan Forum Anak, ia berlatih agar berani tampil dan berpendapat.

Saat mengikuti SSI, Yuni mengaku mendapatkan berbagai informasi mengenai bahaya pergaulan bebas, kesehatan reproduksi, serta bahaya rokok dan Napza. Ia dan teman-temannya juga diarahkan untuk membuat rencana tindak lanjut setelah kegiatan tersebut.

Salah satu tindakan yang Yuni dan teman-temannya di Forum Anak lakukan adalah membagikan informasi yang mereka dapat ke sekolah-sekolah dan gereja. Saat duduk di bangku SMP itulah ia mendapatkan pengalaman pertamanya membagikan informasi kepada orang lain.

“Saya juga mendapat arahan dari kakak WVI dan dorongan agar saya tidak malu mengutarakan pendapat saya. Mereka sangat ramah sehingga saya merasa nyaman ketika mengungkapkan pendapat saya, dibantu dengan pertanyaan-pertanyaan yang semakin membuat saya terus berbicara. Secara tidak langsung, hal itu menjadi kebiasaan ketika saya berada di lingkungan sekolah atau tempat tinggal,” ujar Yuni.

Keberaniannya dalam mengutarakan pendapat tersebut membawa dirinya menjadi ketua Forum Anak Kota Jayapura di akhir tahun 2015. Forum Anak juga mempercayai ia dan teman-temannya untuk menjadi Liaison Officer (LO) Hari Anak Nasional se-Provinsi Papua yang diselenggarakan oleh WVI. Bahkan di acara tersebut, Yuni menjadi pembawa acara (MC) untuk pertama kalinya.

Kini, berkat keuletannya, Yuni berhasil meraih beasiswa di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga. Ia mengetahui program beasiswa tersebut dari televisi, lalu ke kantor walikota untuk memastikannya. Untuk menjadi salah satu dari lima orang asli Papua yang terpilih, Yuni harus mengikuti rangkaian tes.

Meski pada 2016 jurusan Kedokteran yang diinginkannya tidak dibuka oleh program beasiswa tersebut, Yuni tak mau kalah akal. Ia memutuskan untuk memilih jurusan Matematika, salah satu pelajaran yang sangat digemarinya semasa bersekolah.

Cita-citanya tak terlalu muluk, ia hanya ingin kembali ke kotanya dan memberikan pengabdian di kota tersebut selulusnya dari perguruan tinggi.

“Kalau lulus, saya mau analisis data atau di bagian statistik di Kota Jayapura. Tapi saya juga mau jadi pengajar,” katanya.

Yuni berharap anak-anak Indonesia, terutama anak Papua bisa menjadi anak yang berani menyuarakan pendapat sama seperti dirinya. Menurutnya generasi muda harus berani tampil beda ke arah yang positif, mengetahui hak mereka dengan tidak melupakan tanggung jawab mereka, serta menjadi generasi yang cerdas dan membanggakan.

Ditulis oleh Wilis Putri, Communications Assistant Wahana Visi Indonesia

Artikel Terkait

19 Jul 2018

#HTS Ruth Sahanaya Mengejar Mimpi dari Desa Terpencil

#HTS Ruth Sahanaya Mengejar Mimpi dari Desa Terpencil

#HariTerakhirkuSekolah - Belajar setiap hari di sekolah tidak bisa dijalani Ruth…

12 Jul 2018

#HTS Bantu Ekonomi Keluarga, Rose Tetap Ingin Menjadi Guru

#HTS Bantu Ekonomi Keluarga, Rose Tetap Ingin Menjadi Guru

#HariTerakhirkuSekolah - Diambilnya pisau panjang bersama keranjang untuk membawa hasil panen.…

05 Jul 2018

#HTS Seberangi Danau Sentani, Aprilia Habiskan Waktu 3 Jam Menuju Sekolah

#HTS Seberangi Danau Sentani, Aprilia Habiskan Waktu 3 Jam Menuju Sekolah

#HariTerakhirkuSekolah - Berangkat saat hari masih gelap bukanlah keinginan Aprilia. Ia…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube