BERITA & CERITA

Tak Lagi Mengantre ke Toilet

17 Jan 2019

Putri (11) saat mencoba toilet baru yang didirikan di sekolahnya. Dengan adanya toilet di beberapa sekolah dasar di Sambas, para siswa kini tidak lagi perlu khawatir saat ingin melakukan BAB/BAK di sekolah

Memiliki fasilitas sanitasi dan kebersihan yang layak pakai tentu menjadi idaman setiap orang, termasuk para siswa di sekolah. Sayangnya, sekolah-sekolah di Indonesia seringkali tidak memiliki fasilitas kebersihan seperti toilet dan area cuci tangan yang memadai. Alhasil, para siswa seringkali merasa tidak nyaman saat berada di sekolah.

Fenomena ini terjadi pula di beberapa area di Sambas, Kalimantan Barat. Melihat hal ini, tentu Wahana Visi Indonesia tidak tinggal diam. Lewat kampanye Gift Catalogue, Wahana Visi Indonesia membantu anak-anak untuk mendapatkan fasilitas sanitasi di sekolah mereka.

Setelah sepuluh sekolah menerima bantuan toilet, Wahana Visi Indonesia Area Program Sambas kembali memastikan tiga sekolah dasar mendapatkan bantuan serupa. Kali ini SDN 31 Saiyung, MIS Nurhidayah, dan SDN 23 Sayang yang berkesempatan mendapatkan fasilitas ini.

 

Putri (11), salah satu siswa di MIS Nurhidayah yang juga merupakan wakil anak Wahana Visi Indonesia Area Program Sambas mengungkapkan rasa syukurnya telah memiliki dua toilet tambahan di sekolahnya.

“Sebelum adanya pembangunan WC baru, sekolah saya hanya memiliki dua WC, yaitu satu buah WC guru dan satu buah WC gabung untuk siswa-siswi. Kami sudah terbiasa antre jika mau masuk WC, apalagi saat jam istirahat,” ujarnya menceritakan kondisi MIS Nurhidayah sebelumnya.

Selain Putri, Syar’ie (56), kepala sekolah SDN 31 Saiyung mengatakan toilet yang didirikan di SDN 31 Saiyung memberikan manfaat bagi para siswa dan guru. Syar’ie menambahkan, meskipun telah memiliki lima toilet sebelumnya, SDN 31 Saiyung tidak memiliki toilet yang layak pakai.

“Dulu kondisi bangunan WC kurang baik, sehingga jika siswa-siswi mau ke WC harus berhati-hati karena kondisi bangunan sudah rapuh,” ungkapnya.

Selain memberikan bantuan fasilitas toilet, Wahana Visi Indonesia juga membantu anak-anak di Sambas mendapatkan pengetahuan terkait perlindungan anak, seperti kasus pernikahan dini. Sosialisasi ini turut melibatkan para orang tua, sehingga mereka bisa menjaga setiap anak mendapatkan haknya untuk menikmati kehidupan sesuai usianya.

Artikel Terkait

11 Apr 2019

Tahunan Tak Miliki Tempat Tetap, Bangunan PAUD Holistik Integratif Efata Akhirnya Diresmikan

Tahunan Tak Miliki Tempat Tetap, Bangunan PAUD Holistik Integratif Efata Akhirnya Diresmikan

Sebuah lagu dan tarian dari puluhan anak-anak siswa PAUD Efata terdengar merdu dan…

09 Apr 2019

Seratus Persen, Tak Ada Lagi Nikah di Bawah Tangan

Seratus Persen, Tak Ada Lagi Nikah di Bawah Tangan

Beberapa tahun lalu Pemerintah Desa (pemdes) Merapi di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, merasa…

28 Mar 2019

‘Sikka untuk Semua’, Proyek Kecil yang Berdampak Besar

‘Sikka untuk Semua’, Proyek Kecil yang Berdampak Besar

“Sekolahku, Idolaku. Sekolah adalah taman bacaku Ketika Sekolahku dilanda bencana, kami…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube