BERITA & CERITA

Tingkatkan Minat Baca Lewat Program ‘Ayo ke Perpustakaan’

07 Feb 2019

Annisa saat berada di depan Mobil Sahabat Anak Wahana Visi Indonesia yang sedang berkunjung ke sekolahnya. Aktivitas kunjungan Mobil Sahabat Anak ini merupakan bagian dari program Gift Catalogue 'Ayo ke Perpustakaan'

Dalam upaya meningkatkan minat baca anak-anak di wilayah dampingan Wahana Visi Indonesia (WVI) Area Program Bengkayang melalui program Gift Catalogue ‘Ayo ke Perpustakaan’,  telah melakukan program pendampingan terhadap tujuh sekolah di Kabupaten Bengkayang. Program yang telah berlangsung sejak Oktober 2018 ini dikemas dengan menghadirkan banyak kegiatan.  

Beberapa kegiatan yang telah dilakukan tersebut di antaranya dengan memberikan bantuan rak buku, melakukan pelatihan pengelolaan perpustakaan bagi guru, kampanye minat baca untuk semua sekolah di wilayah dampingan WVI, serta pemberian buku bacaan untuk perpustakaan sekolah dan desa.

Selain kegiatan tersebut di atas, ada pula kegiatan kunjungan Mobil Sahabat Anak (MSA), ke beberapa sekolah. Annisa, salah satu murid kelas 4 SD yang sekolahnya mendapatkan kunjungan tersebut mengungkapkan kesenangannya kepada tim WVI.

“Saya senang sekali bertemu Mobil Sahabat Anak, karena saya bisa mendapatkan ilmu yang banyak sekali. Saya bisa membaca beragam buku yang ada di dalam Mobil Sahabat Anak,” ceritanya bahagia.

Hal senada juga disampaikan oleh Rendy. “Senang bisa melihat Mobil Sahabat Anak, karena saya dan teman-teman bisa membaca bareng dan dapat pengetahuan baru bareng dengan membaca. Terimakasih Wahana Visi Indonesia sudah berkunjung di sekolah kami,” jelasnya.

Tak hanya para murid yang merasakan sukacita dengan program ‘Ayo ke Perpustakaan’ dan kehadiran MSA di sekolah mereka, para guru turut merasakan hal serupa.

“Aktivitas ini agus dan sangat baik bagi anak-anak didik kami agar bisa meningkatkan minat belajar dan membaca,” ujar Urik selaku guru di SDN 02 Sungai Betung. Sementara itu, Kepala sekolah SDN 07 Sepoteng Magdalena Yuni menambahkan, perlu adanya variasi buku sehingga dapat dipahami oleh semua murid dari berbagai tingkatan kelas.  

“Kalau bisa khusus untuk kelas satu dan dua, siapkan buku yang sederhana agar mampu dibaca anak kelas rendah,” katanya.

 

Ditulis oleh: Timotius Winner, Technical Programme Coordinator Area Program Bengkayang Wahana Visi Indonesia

Artikel Terkait

11 Apr 2019

Tahunan Tak Miliki Tempat Tetap, Bangunan PAUD Holistik Integratif Efata Akhirnya Diresmikan

Tahunan Tak Miliki Tempat Tetap, Bangunan PAUD Holistik Integratif Efata Akhirnya Diresmikan

Sebuah lagu dan tarian dari puluhan anak-anak siswa PAUD Efata terdengar merdu dan…

09 Apr 2019

Seratus Persen, Tak Ada Lagi Nikah di Bawah Tangan

Seratus Persen, Tak Ada Lagi Nikah di Bawah Tangan

Beberapa tahun lalu Pemerintah Desa (pemdes) Merapi di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, merasa…

01 Apr 2019

Barnabas: Sekarang Kami Miskin, Tuhan Yesus Sudah Ambil Semuanya

Barnabas: Sekarang Kami Miskin, Tuhan Yesus Sudah Ambil Semuanya

#PeduliSentani – Lima belas hari telah berlalu pascabanjir bandang yang menerjang Sentani,…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube