BERITA & CERITA

Victoria: Terima Kasih Tidak Lupa Pada Kami

27 Mar 2020

Yuanita (kiri) bersama dengan kakak dan neneknya saat menerima Paket Pulih dari WVI

#ResponsDBDSikka – Yuanita (7) tampak tidak seceria biasanya. Badannya belum benar-benar pulih akibat DBD yang baru saja dideritanya. Meski begitu, hari itu, Yuanita senang karena bisa mendapatkan bantuan Paket Pulih yang diberikan untuknya dan keluarga dari tim respons tanggap darurat DBD Wahana Visi Indonesia (WVI) di Kabupaten Sikka.

Yuanita tidak banyak berbicara siang itu. Hanya neneknya, Victoria (73) yang turut mengungkapkan kata kepada staff WVI.

Epan gawan golo, miu heinggita mora ami,ujarnya dalam Bahasa khas Sikka yang berarti: Terima kasih banyak, kamu tidak lupa pada kami.

Victoria merasakan sukacita dengan adanya bantuan yang diberikan tim WVI. Bantuan berupa telur, kacang hijau mentah serta jus jambu yang diterimanya dirasa bisa sangat membantu gizi bagi cucu-cucunya.

Sehari-hari Victoria menghabiskan waktunya dengan berada di rumah bersama Yuanita, dan kakaknya. Berada di rumah yang sederhana dan kehidupan sangat sederhana, membuat Victoria dan Yuanita melawan takdir akan wabah DBD yang menimpa wilayahnya.

Victoria harus sigap menjaga kedua cucunya, selagi anak dan menantunya bekerja di ladang orang dan jarang kembali ke rumah. Yuanita pun sudah terbiasa dengan kebiasaan orang tuanya tersebut, maklum saja, 10 Km bukanlah jarak yang dekat untuk dilalui oleh kedua orang tuanya untuk kembali ke rumah sepulang dari ladang. Mau tak mau, orang tua Yuanita pun menetap di ladang tersebut.

Meski begitu, Yuanita dan Victoria merasa bersyukur, saat Yuanita terjangkit DBD, kedua orang tua Yuanita sempat menemaninya di rumah sakit.

Selain memberikan bantuan barang, tim WVI turut menjelaskan pentingnya sanitasi demi mencegah terjadinya DBD. Sosialisasi masih akan terus dilakukan WVI hingga menjangkau setidaknya 1.800 orang masyarakat di 3 Kecamatan di Kabupaten Sikka.

Guna mendukung berjalannya respons, WVI membuka kantong donasi. Anda bisa turut membantu masyarakat Sikka terbebas dari wabah DBD melalui donasi yang dilakukan di sini.

Ditulis oleh:  Putri ianne Barus, Communications Officer Wahana Visi Indonesia

 

Artikel Terkait

18 Mar 2020

WVI Bantu Ratusan Anak Terdampak DBD di Sikka

WVI Bantu Ratusan Anak Terdampak DBD di Sikka

#ResponsDBDSikka – Setidaknya 14 orang meninggal dunia dan lebih dari 1.300…

21 Aug 2019

Cegah Stunting dan Stop Kekerasan Anak Jadi Tema Perayaan HUT RI ke-74

Cegah Stunting dan Stop Kekerasan Anak Jadi Tema Perayaan HUT RI ke-74

Memperingati HUT RI ke-74 di tingkat Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, NTT, Wahana Visi…

28 Mar 2019

‘Sikka untuk Semua’, Proyek Kecil yang Berdampak Besar

‘Sikka untuk Semua’, Proyek Kecil yang Berdampak Besar

“Sekolahku, Idolaku. Sekolah adalah taman bacaku Ketika Sekolahku dilanda bencana, kami…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube