BERITA & CERITA

WVI Masih Lakukan Pendampingan Pascagempa di Lombok Hingga 2020

18 Jul 2019

Salah satu aktivitas WVI bersama masyarakat terdampak di Lombok

#LombokBangkitKembali - Satu tahun bukanlah waktu yang singkat bagi masyarakat Lombok untuk kembali bangkit dari keterpurukan pasca terjadinya gempa Juli 2018 silam. Demi mendukung dan mendampingi masyarakat, Wahana Visi Indonesia (WVI) melalui tim respons tanggap bencana di Lombok masih terus memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak di Lombok hingga 2020.

Setelah usai menyalurkan berbagai bantuan dan melaksanakan aneka program di Kabupaten Lombok Timur pada Mei 2019 lalu, WVI masih mendampingi masyarakat terdampak di Kabupaten Lombok Utara untuk pulih. Pelaksanaan berbagai program dan penyaluran bantuan fisik juga masih terus dilakukan hingga satu tahun keberadaan WVI di Lombok.

Samuel Situmorang, Response Manager tim tanggap bencana WVI di Lombok mengatakan, dalam satu tahun belakangan ini, WVI telah melakukan berbagai intervensi di bidang kesehatan lewat pemenuhan sarana kamar mandi, sanitasi dan air bersih hingga perlindungan anak. Pelaksanaan program Padat Karya juga telah turut dikerjakan WVI bersama masyarakat di Kabupaten Lombok Utara.

“Di Lombok utara sampai saat ini Wahana Visi Indonesia masih melakukan intervensi, khususnya mempersiapkan pembangunan hunian sementara sejumlah 426 unit. Kami masih akan terus mendampingi masyarakat hingga 2020 mendatang,” jelas Samuel.

Meskipun telah berjalan selama satu tahun, menurut Samuel, penyediaan hunian sementara masih dirasakan perlu bagi masyarakat. Kondisi perekonomian masyarakat yang belum seratus persen pulih membuat mereka kesulitan untuk kembali memiliki hunian yang layak.

Chandra Aprinova, Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Dinas Sosial Provinsi NTB membenarkan hal tersebut. Menurutnya, saat ini masyarakat masih menunggu pembangunan hunian tetap yang telah dalam proses pembangunan, sehingga masih banyak masyarakat yang tinggal di hunian-hunian sementara.

“Aktivitas ekonomi masyarakat juga masih ada yang terganggu,” ujar Chandra.

Kondisi tersebut membuat masyarakat masih menunggu bantuan dan tetap tinggal di posko-posko evakuasi. Menurut Chandra, penting bagi masyarakat untuk mendapatkan bantuan terkait promosi kesehatan.

Hal ini juga turut menjadi perhatian WVI dalam pelaksanaan programnya hingga 2020. Salah satu program bernama Promosi Kesehatan juga masih akan terus dilakukan WVI khususnya di Kabupaten Lombok Utara. Promosi Kesehatan dalam pembuatan pupuk kompos/bokashi serta pelatihan cuci tangan pakai sabun di sekolah juga masih terus dilakukan WVI bersama masyarakat terdampak.

Selain itu, dalam program selanjutnya hingga 2020, WVI akan turut berfokus pada penyediaan sarana wc umum bagi sekolah-sekolah dengan tingkat kerusakan parah serta menyediakan Pusat Bermain Anak di Kabupaten Lombok Utara. WVI juga masih turut memberikan pendidikan pengurangan risiko bencana lewat Sekolah Aman Bencana di sekolah-sekolah SD hingga SMA di Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Timur.

#1TahunGempaLombok
#KamiMasihBersamaLombok 

Ditulis oleh:  Putri ianne Barus, Communications Officer Wahana Visi Indonesia

Artikel Terkait

30 Sep 2019

Rumah Baru Bagi Warga Desa Sokong

Rumah Baru Bagi Warga Desa Sokong

#LombokBangkitKembali - Gempa 1 tahun silam merusak setidaknya ribuan rumah di Kabupaten…

15 Aug 2019

Memberi Hidup untuk Sesama

Memberi Hidup untuk Sesama

Hari Kemanusiaan Sedunia - Nurhayati (47), biasa disapa Nur, telah menjadi…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube