Lebih dari 140.000 Jiwa Terdampak Banjir di Kalimantan Barat

Hujan lebat yang terjadi sejak  akhir bulan Oktober 2021 telah mengakibatkan banjir di Kalimantan Barat. 3 Kabupaten terdampak yaitu Sekadau, Melawi dan Sintang. Sampai hari ini (12/11) banjir masih belum surut. Sebanyak 12 kecamatan di Kabupaten Sintang, dan 12 Kecamatan di Kabupaten Melawi pun terendam.

Dilaporkan, banjir di Kab. Sintang mencapai ketinggian maksimal hingga 300 cm dan meredam kurang lebih 21.000 unit rumah, sarana ibadah, dan 5 jembatan akibat ketinggian muka air yang mencapai hingga 300 cm. Sebanyak 140.468 jiwa terdampak banjir tersebut dan 2 warga dilaporkan meninggal dunia.

Sedangkan banjir di Kab. Melawi, sebanyak 1.945 unit terdampak, 2 Unit fasilitas pendidikan terdampak akibat banjir dengan keinggian maksimal hingga 400 cm.

Kebutuhan mendesak di Kab. Sintang dan Kab. Melawi yang sangat diperlukan oleh warga terdampak adalah pasokan air minum dan air bersih, dukungan Psikososial terutama untuk anak dengan mendirikan Ruang Sahabat Anak,  Sarana MCK dengan membangun toilet portable untuk kebutuhan sanitasi, makanan PMT Balita, Pembersihan sumur yang rusak dan terdampak banjir, personal hyigene kits dan cleaning kits pasca banjir.