PUBLIKASI MEDIA

Mendukung Pemulihan Kondisi Psikologis Anak-Anak Terdampak Bencana, WVI dan IKEA Indonesia Bangun Pusat Bermain Anak

19 Aug, 2019

Mendukung Pemulihan Kondisi Psikologis Anak-Anak Terdampak Bencana, WVI dan IKEA Indonesia Bangun Pusat Bermain Anak

Perwakilan pemerintah dearah dan Wahana Visi Indonesia saat meresmikan Pusat Bermain Anak

Lombok, Senin, 19 Agustus 2019 - Bencana gempa bumi di Lombok pada Juli 2018 lalu, menyisakan duka yang mendalam bagi setiap masyarakat terdampak. Berbagai upaya dilakukan oleh banyak pihak untuk memulihkan kondisi pascagempa, salah satunya melalui pemberian bantuan psikososial untuk mendukung proses pemulihan psikologis masyarakat dan anak-anak terdampak. Wahana Visi Indonesia (WVI), sebagai organisasi sosial kemanusiaan berfokus kepada anak, bekerja sama dengan IKEA Indonesia, perusahaan perabotan rumah asal Swedia, mendukung pembangunan fisik dan pemenuhan fasilitas Pusat Bermain Anak (PBA) di Dusun Pengembuk, Kabupaten Lombok Utara. Pembangunan PBA ini merupakan bentuk dukungan WVI dan IKEA Indonesia kepada PAUD Ceria 2 di Dusun Pengembuk yang telah luluh lantak akibat gempa.

PAUD Anak Ceria 2 yang sekaligus berfungsi sebagai PBA dan diresmikan pada 19 Agustus 2019 ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang menunjang anak-anak untuk bermain dan belajar, seperti perpustakaan dengan pojok membaca, ruang bermain dalam ruangan, taman bermain, dan toilet ramah anak. ”Visi IKEA adalah untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang. Bagi IKEA, anak-anak adalah hal terpenting di dunia ini karena mereka merupakan penerus generasi bangsa. Bangunan bernama Better Shelter ini juga dilengkapi dengan alat permainan edukatif. Sekaligus disediakan pula fasilitas bermain anak untuk ditempatkan di area luar bangunan. Bangunan ini nantinya tak sekadar menjadi tempat bermain anak, tapi juga menjadi tempat belajar bagi para siswa PAUD Ceria 2 yang sempat kehilangan tempat belajar,” ujar Ririn Basuki, Public Relations IKEA Indonesia. 

Fasilitas belajar PAUD/PBA ini hadir dari hasil penjualan produk Blue Bag IKEA sebagai bagian dari program keberlanjutan IKEA Indonesia dan creating shared value bagi lingkungan dan masyarakat. Di samping itu, fasilitas yang digunakan sebagai PAUD/PBA ini merupakan bentuk kemitraan IKEA Indonesia kali pertama dengan Better Shelter yang diimport dari Swedia. Adapun Better Shelter membuat tenda yang dapat digunakan sebagai tempat tinggal sementara bagi masyarakat di berbagai negara yang terdampak konflik atau bencana alam.

Selain menyediakan berbagai fasilitas bermain dan belajar, melalui program ini, sebanyak 10 kader dan guru PAUD akan mendapatkan pelatihan terkait materi perlindungan anak dan tahapan perkembangan anak. “Kehadiran IKEA sebagai mitra WVI, membantu mewujudkan komitmen bersama untuk menciptakan masa depan yang lebih baik. Kerjasama ini bukan hanya akan berdampak positif bagi anak-anak tetapi juga bagi para kader dan guru yang mendapatkan pelatihan tentang materi perlindungan anak serta para orang tua anak dari dusun Pengembuk,” ujar Samuel Situmorang, Manajer Respons Tanggap Bencana Lombok. Ditambahkan Samuel, WVI berterima kasih kepada IKEA Indonesia dan berharap melalui kerja sama ini akan semakin banyak pihak yang peduli dan terlibat di dalam fase pemulihan pascabencana di Lombok.

Pembangunan fasilitas belajar PAUD/PBA yang telah dilakukan sejak pertengahan 2019 ini, didukung dan melibatkan pemerintah daerah setempat serta para kader. Sekitar 181 anak dusun Pengembuk akan dapat memanfaatkan fasilitas ini. Di samping itu, sebanyak 602  jiwa yang terdiri dari 187 keluarga secara tidak langsung akan merasakan manfaat fasilitas ini melalui anak-anak di dalam keluarga mereka.

 Implementasi pembangunan PBA merupakan bagian dari program respons tanggap bencana WVI di Lombok, Nusa Tenggara Barat. “Buat saya pendidikan adalah yang utama. Sekolah di universitas memang penting, tapi sekolah anak di usia dini jauh lebih penting karena pondasi mereka ada di situ,” ujar Juarto, warga Dusun Pengembuk yang menginisiasi pembangunan PAUD Ceria 2 di tahun 2010.

WVI telah hadir melayani masyarakat di Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Utara sejak 5 Agustus 2018. WVI turut membantu masyarakat lewat berbagai program seperti; pendistribusian pangan dan perlengkapan non-pangan, intervensi dukungan kesehatan, pembentukan sekolah semi permanen, dukungan psikososial bagi anak-anak, penyediaan air dan sanitasi bersih, dan sebagainya. WVI akan tetap mendukung pemulihan pascabencana di Lombok hingga April 2020.

 

---

Sekilas Mengenai IKEA Indonesia

Visi IKEA adalah untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang, dengan menawarkan rangkaian produk perabot rumah tangga yang fungsional, didesain dengan baik, dengan harga terjangkau sehingga lebih banyak orang dapat membelinya.

IKEA didirikan oleh Ingvar Kamprad di Småland, Swedia bagian selatan pada tahun 1943, saat ia berusia 17 tahun. Nama perusahaan ini merupakan singkatan dari inisial namanya, IK, E kependekan dari Elmtaryd, nama peternakan dimana ia tumbuh, dan A kependekan dari Agunnaryd tempat dimana peternakan itu berada.

Toko IKEA menghadirkan rangkaian perabot rumah tangga yang didesain dengan baik, fungsional yang diproduksi melalui riset dan pengembangan, quality control yang ketat, dan dengan memperhatikan keberlanjutan jangka panjang.

 Sampai dengan tahun 2018, IKEA mengoperasikan lebih dari 400 toko dengan lebih dari 194.000 co-worker di 52 negara; dengan total penjualan 38,3 milyar Euro.

 

Sekilas Mengenai Wahana Visi Indonesia (WVI)
Wahana Visi Indonesia (WVI) adalah yayasan sosial kemanusiaan yang bekerja untuk membuat perubahan yang berkesinambungan pada kehidupan anak, keluarga dan masyarakat yang hidup dalam kemiskinan. WVI mendedikasikan diri untuk bekerjasama dengan masyarakat yang paling rentan tanpa membedakan agama, ras, etnis dan gender. Pada Tahun Fiskal 2019, WVI hadir di 52 titik wilayah di 14 provinsi di Indonesia melalui program pengembangan masyarakat dan program-program khusus lainnya. WVI melayani di sektor pendidikan, kesehatan, penguatan ekonomi dan perlindungan anak, dengan pendekatan pengembangan masyarakat jangka panjang, manajemen bencana, dan advokasi.

 

 Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:
Theodora Paramita, Media Relations Executive
Wahana Visi Indonesia
E-mail   : theodora_paramita@wvi.or.id
Telp     : 081249600431

Samuel Situmorang, Response Manager Lombok Earthquake Emergency Response
Wahana Visi Indonesia
E-mail   : samuel_situmorang@wvi.org
Telp     : 08119441428

Ririn Basuki, Public Relation
IKEA Indonesia
E-mail   : ririn_ basuki@ikea.co.id
Telp     : 021 29853900