LEMBAGA DONOR

Dirjen Kesmas Kemenkes: Usaha-usaha Baik ini Harus Tetap Dilanjutkan

16 Jul 2018

Sejak tahun 2014 Wahana Visi Indonesia (WVI) melaksanakan proyek Global Partnership for Social Accountability (GPSA) yang didukung oleh Bank Dunia melalui program Suara dan Aksi Warga Negara. Program ini berfokus pada akuntabilitas pemerintah untuk meningkatkan pelayanan dasar kesehatan ibu dan anak (KIA).

Pada tahap akhir implementasi program di tahun 2018 ini yang mencakup 60 desa dari  11 kecamatan di 3 kabupaten Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ini telah diseleggarakan “Festival Pembelajaran Suara dan Aksi Warga Negara untuk Akuntabilitas Pemerintah dan Peningkatan Pelayanan Dasar Kesehatan Ibu dan Anak”. Festival ini telah berlangsung pada akhir Mei 2018 hinggal awal Juni 2018 di masing-masing kabupaten, yaitu di Kupang, Timor Tengah Utara (TTU) dan Sikka.

Setelah melangsungkan festival pembelajaran di tingkat kabupaten, pada 12-13 Juli 2018, WVI mengadakan kegiatan serupa di tingkat provinsi. Acara yang berlangsung di Hotel Aston, Kupang ini diawali dengan diskusi panel bersama perwakilan dari Ombudsman dan Masyarakat Peduli Pelayanan Publik (MP3), serta Kepala Desa Nita di Sikka. Hadir sebagai peserta adalah para perwakilan fasilitator desa, bidan desa, kepala puskesmas dan  kepala desa.

“Kami mengawasi pelayanan publik se-NTT bersama WVI,” ujar Darius Beda Daton, kepala perwakilan Ombundsman di NTT.  Ia melanjutkan, “Teman-teman dari WVI membantu warga desa menjelaskan standar pelayanan dasar publik. Karena kami di Ombudsman NTT hanya ber-12 orang, jadi perlu mitra.”   

Esok hari merupakan puncaknya, acara dibuka oleh Dr. Doseba Tua Sinay, MBA (CEO dan Direktur Nasional WVI) dan dr. Dominikus Minggu Mere, M.Kes (Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT). Pada hari kedua ini hadir pula Dr. Kirana Pritasari, MQIH (Dirjen Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia).  

Kirana menyampaikan, dirinya senang bisa mewakili Kemenkes bertemu langsung dengan para fasilitator desa, penyedia layanan dasar KIA serta kepala desa dalam kegiatan ini.

“Saya mendengar sendiri testimoni-testimoni dari masyarakat (mengenai perubahan yang terjadi di desa, red),” ujarnya. Kirana pun berpesan, “Walaupun dampingan WVI sudah selesai, usaha-usaha baik ini harus dilanjutkan, bagaimana menjamin agar posyandu berlangsung setiap bulan.”

Pada kesempatan yang sama, Doseba Tua Sinay menyerahkan buku berisi kumpulan cerita perubahan selama program Suara dan Aksi Warga Negara berjalan kepada dua orang perwakilan dari Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi tersebut. Atas nama organisasi, Doseba mengatakan bahwa bertepatan dengan akan berakhirnya program Suara dan Aksi Warga Negara, WVI ingin berbagi pembelajaran dari implementasi program ini untuk menjadi masukan bagi para pemangku kepentingan dalam pembangunan, seperti pemerintah, penyedia layanan, organisasi masyarakat sipil, organisasi berbasis agama, pihak swasta, penyandang dana, serta masyarakat.

“WVI juga berharap kegiatan ini bisa mendorong replikasi praktik-praktik baik yang telah dilakukan seperti pelembagaan akuntabilitas sosial serta penguatan sistem dan kebijakan," ujarnya saat memberi kata sambutan.

Gelar wicara (talkshow) berlangsung pada hari kedua. Fasilitator desa, bidan desa, kepala desa, kepala puskesmas, serta kepala dinas kesehatan kabupaten berbagi pembelajaran. Acara ditutup dengan tanggapan dan rekomendasi terkait pelayanan dasar KIA di tingkat desa dari perwakilan pemerintah pusat dan tingkat provinsi.

Ditulis oleh: Regina Veronica Edijono, Editor, Wahana Visi Indonesia.

Artikel Terkait

25 Apr 2019

Proyek CLEO untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Anak di Manggarai Timur

Bakat adalah kemampuan terhadap sesuatu yang menunjukkan kemampuan yang telah ada pada diri…

14 Mar 2019

Jembatan Emas Menuju Generasi Emas

Impian untuk memiliki gedung PAUD yang lebih layak bagi anak-anak, kini telah dirasakan…

01 Nov 2018

Proyek RISE untuk Masyarakat Sumba Barat Daya

Proyek RISE (Rural Integrated Sector Empowerment) melalui sektor kesehatan dan ekonomi turut berkontribusi dalam…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube