23 Juni 2026
Samuel Wangsa
Bagikan sekarang

Kompas.com, Jakarta - Wahana Visi Indonesia (WVI) menargetkan lebih dari 3.000 anak di Sentani dan Biak, Papua, memperoleh akses literasi melalui penyediaan perangkat pendukung dan lebih dari 7.000 buku digital.
Upaya tersebut digalang melalui kegiatan bertajuk "Padel for Pages" yang digelar di Jakarta, Minggu (2/3/2026). Kegiatan ini diinisiasi M&M Padel Club dan ISA Entertainment bekerja sama dengan WVI untuk menggalang donasi bagi pengembangan perpustakaan digital di Rumah Baca dampingan WVI di Papua. B
Tantangan literasi masih menjadi persoalan serius di Papua. Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2024 mencatat tingkat literasi di Papua baru mencapai 47,57 persen.
Kondisi ini dinilai menjadi hambatan bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan kualitas hidup.
Resource Development & Communications WVI Asteria Aritonang mengatakan akses literasi dan pendidikan berkualitas merupakan hak seluruh anak Indonesia, termasuk mereka yang tinggal di wilayah terpencil. "Dukungan dari berbagai pihak melalui kegiatan olahraga seperti ini diharapkan dapat menghadirkan perubahan bagi anak-anak di Papua," ujar dia dalam keterangan resmi, Senin (2/3/2026).
Program ini tidak hanya menyediakan akses buku digital, tetapi juga akan memperkuat kapasitas tutor Rumah Baca agar pemanfaatan perpustakaan digital berjalan optimal dan aman bagi seluruh kelompok usia.
Selain menjadi ruang belajar anak, Rumah Baca juga difungsikan sebagai sarana belajar masyarakat dewasa di komunitas setempat.
Kegiatan tersebut turut diikuti sejumlah pegiat olahraga dan influencer, termasuk Margenie Winarti yang menyatakan dukungannya terhadap upaya peningkatan akses pendidikan bagi anak-anak di Papua.
Melalui Padel for Pages, WVI berharap semakin banyak masyarakat terlibat dalam mendukung pemerataan akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang hidup di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), termasuk di Tanah Papua.