18 Juni 2026
Samuel Wangsa
Bagikan sekarang

Antaranews.com, Jakarta - Wahana Visi Indonesia (WVI), organisasi kemanusiaan yang fokus pada perlindungan anak dan pemberdayaan masyarakat, menyalurkan bantuan gizi hingga air bersih untuk korban bencana Sumatera.
"Kami sangat bersyukur atas dukungan masyarakat, para mitra, serta semua pihak yang telah bersama‑sama membantu ribuan anak dan keluarga terdampak di Sumatra. Namun, kami masih menemui banyak orang yang tinggal di pengungsian dengan fasilitas yang terbatas, akses menuju beberapa wilayah juga masih terhambat. Situasi ini menjadi pengingat bahwa pekerjaan kemanusiaan masih jauh dari selesai," kata Direktur Nasional WVI Angelina Theodora dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Oleh karena itu, WVI menyatakan terus memperkuat kehadiran relawan di daerah yang paling membutuhkan serta memperluas jangkauan pendampingan hingga mencapai 25 ribu orang, termasuk 9.500 anak-anak di dalamnya.
Selama dua bulan sejak banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatera, WVI terus mendampingi anak-anak dan keluarga terdampak melalui berbagai layanan tanggap bencana yang kini telah menjangkau 7.631 orang, 4.872 di antaranya adalah anak-anak. Pendekatan WVI mengutamakan pemenuhan kebutuhan anak terdampak bencana.
Pada aspek nutrisi, WVI menyalurkan lebih dari 11.703 paket makanan bergizi untuk balita, serta pendampingan kepada keluarga untuk memastikan asupan harian mereka tetap terjaga meski dalam kondisi darurat. Untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat lainnya juga terpenuhi, WVI juga menghadirkan akses air bersih sebanyak 135.000 liter bagi 1.809 orang.
Penyaluran bantuan non-pangan juga telah menjangkau 5.418 orang, mencakup paket kebersihan, perlengkapan sekolah, dan kebutuhan dasar lainnya. Program tanggap bencana WVI berlangsung hingga Juni 2026 dan saat ini sudah berada di lima kabupaten/kota dan 44 desa/kelurahan, menunjukkan skala dukungan yang terus meluas seiring kebutuhan masyarakat yang masih tinggi. WVI juga menyatakan komitmennya dengan memprioritaskan anak-anak dan masyarakat di wilayah yang akses logistiknya masih terbatas.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, WVI juga menghadirkan layanan pemulihan emosional dan perlindungan anak, salah satunya mengaktifkan Ruang Ramah Anak (RRA) di beberapa titik pengungsian yang dihadiri oleh 886 anak. Selain kegiatan bermain dan dukungan psikososial, bantuan air bersih dan pendampingan kesehatan bagi keluarga terus diberikan melalui penyediaan air bersih dan edukasi cara mencuci tangan pakai sabun dengan benar agar terhindar dari infeksi penyakit.