22 September 2026
Citrania Yuliana
Bagikan sekarang

Bencana dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan anak, termasuk kesehatan, pendidikan, perlindungan, dan kesejahteraan psikososial. Karena itu, respons WVI tidak hanya berfokus pada distribusi bantuan darurat, tetapi juga pada dukungan yang membantu anak dan keluarga menghadapi dampak bencana.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengintegrasikan kegiatan dukungan psikososial dengan kegiatan belajar-mengajar di sekolah yang mulai beroperasi kembali. WVI juga merencanakan penyediaan ruang belajar bagi murid dan tenaga pendidik agar kegiatan pendidikan dapat berlangsung sesuai dengan kondisi di lapangan.
Selain itu, pembentukan Ruang Ramah Anak menjadi bagian dari rencana respons untuk menyediakan tempat yang aman bagi anak-anak agar mereka dapat bermain, berinteraksi, dan mengikuti kegiatan pendampingan.
Pendekatan ini sejalan dengan fokus WVI dalam tanggap darurat, yaitu memastikan kebutuhan anak tetap menjadi perhatian utama selama proses penanganan bencana.
Memasuki tahap berikutnya, WVI melanjutkan proses asesmen untuk memahami kebutuhan masyarakat terdampak secara lebih menyeluruh.
Joint Needs Assessment (JNA) telah selesai dilaksanakan dan dilanjutkan dengan Joint Market Assessment (JMA). Kedua proses ini menjadi bagian dari upaya mengidentifikasi kebutuhan masyarakat serta memahami kondisi pasar setempat sebagai pertimbangan dalam merencanakan bentuk bantuan yang sesuai.
WVI juga berkoordinasi dengan pemangku kepentingan setempat untuk meninjau rencana pemulihan awal di wilayah terdampak. Koordinasi ini diperlukan agar dukungan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung keterlibatan berbagai pihak dalam proses pemulihan.
Seiring dengan perkembangan situasi di lapangan, WVI akan melanjutkan kegiatan program yang telah berjalan dengan menyesuaikannya terhadap kebutuhan anak dan keluarga.
Beberapa rencana kegiatan mencakup distribusi bantuan pangan, integrasi dukungan psikososial dengan kegiatan belajar-mengajar di sekolah yang mulai beroperasi, serta penyediaan ruang belajar bagi murid dan tenaga pendidik.
Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari upaya untuk membantu anak dan keluarga memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mendukung keberlangsungan aktivitas mereka setelah bencana.
Pemulihan pascabencana membutuhkan proses yang bertahap. Oleh karena itu, koordinasi, asesmen, dan penyesuaian program akan terus menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa dukungan yang diberikan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat terdampak.
Perjalanan dari tanggap darurat menuju pemulihan awal membutuhkan dukungan dan kerja sama berbagai pihak. Bagi anak-anak dan keluarga terdampak, bantuan yang tepat dapat membantu mereka memenuhi kebutuhan dasar, memperoleh perlindungan, serta mulai membangun kembali kehidupan sehari-hari.
Wahana Visi Indonesia terus berupaya mendampingi anak-anak dan keluarga di Flores melalui respons yang berfokus pada kebutuhan mereka.
Dukungan Anda dapat menjadi bagian dari upaya membantu anak-anak dan keluarga terdampak gempa Flores untuk bangkit dan melanjutkan kehidupan mereka.
Mari bersama mendukung pemulihan anak dan keluarga di Flores. Donasi sekarang melalui Wahana Visi Indonesia