Belajar, Mengabdi dan Menumbuhkan Harapan

10 September 2026

Irfan Jeremi

Bagikan sekarang

cover image

Di sebuah desa yang jauh dari perkotaan, ada seorang guru PAUD bernama Olfiana, ia sudah mengabdi kurang lebih 9 tahun sebagai tutor PAUD. Olfi memiliki sebuah mimpi besar: ia ingin melihat anak-anak yang didampinginya kelak tumbuh menjadi pemimpin-pemimpin hebat yang berkarakter dan mampu memberikan dampak bagi bangsa Indonesia, bagi desa, dan terutama bagi keluarga mereka.

Sebagai seorang tutor PAUD, Olfi sangat senang dan merasa bangga dengan dukungan dari Wahana Visi Indonesia dan Gesit Foundation melalui pengadaan fasilitas gedung PAUD beserta alat permainan edukatif dan juga peningkatan kapasitas sebagai tutor PAUD melalui pelatihan yang sangat dibutuhkan oleh tutor PAUD dan kader posyandu. “Saya senang dan bersyukur karena hadirnya WVI di desa kami, banyak perubahan yang terjadi, khususnya bagi kami guru-guru PAUD. Kami difasilitasi pelatihan-pelatihan yang dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas kami sebagai guru PAUD. Melalui pelatihan-pelatihan ini, kami diberikan banyak ilmu meskipun kebanyakan kami sebagai guru PAUD tidak mempunyai latar belakang pendidikan khusus guru PAUD. Pelatihan Stimulasi Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak ini sangat bermanfaat bagi kami karena sebelumnya kami tidak pernah mendeteksi tumbuh kembang anak kami di PAUD dan di Buku KIA sudah ada alat pemantauan tumbuh kembang tapi kami belum tahu cara menggunakannya”, ungkap Olfi.

Olfi sangat mencintai profesinya sebagai tenaga pendidik di PAUD, ia sangat senang dan bangga bisa menjadi salah satu peserta dalam pelatihan SDIDTK (Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak). Di akhir pelatihan SDIDTK, Olfi mengatakan, “Saya mewakili teman-teman guru PAUD dan kader posyandu sangat berterima kasih kepada WVI yang sudah memfasilitasi kami untuk mengikuti pelatihan SDIDTK. Kami sebagai guru PAUD jadi lebih memahami bagaimana cara mendeteksi tumbuh kembang seorang anak melalui panduan kuesioner dan alat-alat yang dapat digunakan untuk mendeteksi tumbuh kembang anak. Melalui pelatihan ini, kami memiliki pengetahuan untuk dapat melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak di masing-masing PAUD dan posyandu kami.”

Olfi juga merasa bahwa kehadiran WVI telah membantu PAUD, posyandu, dan masyarakat, terutama anak-anak di desa. Ia berharap pelatihan dan ilmu yang diberikan dapat bermanfaat serta diterapkan dalam tugas dan pelayanan mereka di desa, sehingga hak-hak anak dapat terpenuhi dan anak-anak dapat hidup serta memperoleh Pendidikan yang layak.

Ia juga berdoa agar WVI terus membantu, menjadi perpanjangan tangan Tuhan, dan menjadi berkat bagi banyak orang.

Selain Ibu Olfi, pelatihan Stimulasi, Deteksi Dini, dan Intervensi Tumbuh Kembang (SDIDTK) ini juga diikuti oleh 25 tutor dan kader lainnya dari Desa Sillu.

Penulis: Tim Area Program Kupang Wahana Visi Indonesia

Penyunting: Stephanie Wardhani (Communication Executive Wahana Visi Indonesia)

Belajar, Mengabdi dan Menumbuhkan Harapan