Harapan Dan Semangat Baru di PAUD Tuamnanu

10 September 2026

Irfan Jeremi

Bagikan sekarang

cover image

Di salah satu dusun di Desa Sillu, ada sebuah harapan sederhana yang tumbuh dari orang tua dan masyarakat agar anak-anak mereka memiliki kesempatan untuk bertumbuh dan berkembang, serta dapat belajar dan memperoleh pendidikan sejak usia dini seperti anak-anak di tempat lain.

Namun, keinginan tersebut tidak mudah diwujudkan. Keterbatasan akses dan fasilitas membuat masyarakat harus mencari cara agar anak-anak tetap dapat belajar. Dengan penuh semangat, orang tua di Dusun Tumananu berinisiatif membangun sebuah gedung darurat yang dapat digunakan sebagai tempat belajar PAUD.

Melalui swadaya, orang tua dan masyarakat bersama-sama membangun gedung tersebut. Sebagian dari mereka menyumbangkan kayu, semen, dan seng, sementara yang lainnya menghibahkan tanah untuk digunakan sebagai lokasi pembangunan gedung PAUD.

Meskipun sederhana dan jauh dari kata ideal, gedung tersebut menjadi tempat yang penuh cerita. Guru PAUD dengan setia mengajar dari hari Senin hingga Kamis setiap minggu. Di sisi lain, orang tua dengan penuh semangat mengantar anak-anak mereka untuk datang belajar.

Keterbatasan fasilitas tidak menyurutkan semangat para guru dan orang tua untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak. Hal ini dilakukan meskipun kondisi bangunan semakin hari semakin memprihatinkan dan membahayakan keselamatan anak-anak maupun guru selama proses pembelajaran.

“Yang penting anak-anak bisa belajar walaupun gedungnya sudah mulai rusak. Atapnya bocor, dindingnya lapuk, dan lantainya juga sudah pecah. Tapi kami, orang tua dan guru di sini, tetap berupaya supaya anak-anak kami bisa belajar di PAUD. Semoga ada yang bisa memperhatikan kami,” ungkap salah satu orang tua.

Semangat dan harapan orang tua serta masyarakat tersebut kemudian mendapatkan dukungan dari Wahana Visi Indonesia (WVI) bersama Gesit Foundation melalui proyek Ciptakan Ruang Berdaya untuk Anak Sillu (CERDAS). Melalui kerja sama tersebut, dibangun sebuah gedung PAUD baru yang terdiri dari dua ruang kelas dan satu ruang guru, dengan partisipasi masyarakat yang cukup tinggi selama proses pembangunan.

Bagi guru dan orang tua, kehadiran gedung baru ini bukan hanya tentang sebuah bangunan. Gedung tersebut menjadi wujud nyata dari harapan dan perjuangan masyarakat yang selama ini ingin memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak mereka.

Tidak hanya membangun gedung, Wahana Visi Indonesia dan Gesit Foundation juga melengkapi PAUD dengan berbagai fasilitas pembelajaran yang mendukung proses belajar dan bermain anak. Selain itu, kapasitas para tutor dan kader juga ditingkatkan dalam melakukan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak melalui pelatihan Stimulasi Deteksi Dini dan Intervensi Tumbuh Kembang (SDIDTK).

Dengan adanya fasilitas tersebut, peningkatan kapasitas tutor PAUD, serta alat permainan edukatif yang memadai, para tutor menjadi lebih terbantu dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Sementara itu, anak-anak dapat belajar dan bermain dengan lebih nyaman dan menyenangkan.

Kini, suasana belajar di PAUD Tumananu terasa berbeda. Anak-anak datang dengan wajah ceria, guru mengajar dengan lebih nyaman, dan orang tua merasa bangga melihat tempat belajar yang selama ini mereka impikan akhirnya terwujud. Proses pembelajaran yang sebelumnya hanya dilakukan empat hari dalam seminggu, kini dapat dilaksanakan lima hari setiap minggunya.

“Kami sangat senang dan bersyukur karena sekarang anak-anak kami mempunyai gedung PAUD yang bagus dan nyaman. Terima kasih kepada WVI dan Gesit Foundation karena sudah membangun gedung yang baru. Selain itu, kami juga dilatih untuk mendeteksi tumbuh kembang anak. Lewat pelatihan itu, kami sudah bisa mendeteksi tumbuh kembang anak.

Kami juga berterima kasih karena di PAUD Tumananu kami mendapatkan alat peraga atau alat permainan edukatif yang digunakan dalam proses belajar mengajar. Jika dibandingkan dengan dulu, gedung kami atapnya bocor, dindingnya lapuk, dan banyak yang sudah pecah-pecah. Kami berharap fasilitas ini dapat terus dijaga dan digunakan dengan baik untuk mendukung pendidikan anak-anak kami,” ungkap Ibu Werni, seorang guru PAUD.

Rasa senang dan gembira juga dirasakan oleh anak-anak di PAUD Tumananu. “Saya dan teman-teman senang karena punya gedung baru dan permainan yang baru,” ungkap salah satu anak PAUD.

Bagi tutor, orang tua, dan masyarakat Dusun Tumananu, gedung PAUD ini menjadi awal dari sebuah harapan yang lebih besar. Mereka berharap anak-anak dapat belajar dengan nyaman, tumbuh dengan baik, dan memiliki masa depan yang lebih cerah.

Dari sebuah gedung darurat yang dibangun atas inisiatif masyarakat, kini berdiri sebuah gedung PAUD yang lebih layak. Sebuah bukti bahwa ketika masyarakat memiliki kepedulian dan semangat bersama, harapan untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak dapat diwujudkan.

Penulis: Hendrian (Staff Area Program Kupang Wahana Visi Indonesia)

Penyunting: Stephanie Wardhani (Communication Executive Wahana Visi Indonesia)

Harapan Dan Semangat Baru di PAUD Tuamnanu