Saat Air Bersih Hadir, Kebiasaan Hidup Sehat Menyempurnakan Perubahan

29 Juli 2026

Mariana Kurniawati

Bagikan sekarang

cover image

Kabar bahwa air bersih sudah mengalir ke setiap rumah di desa selalu jadi sumber sukacita. Namun, sukacita itu akan terasa lebih lengkap ketika anak dan keluarga di desa mulai menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Karena, tujuan utama adanya akses air bersih bukan semata fasilitas melainkan perubahan kualitas hidup.

Salah satu desa dampingan Wahana Visi Indonesia (WVI) di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat sudah memiliki akses air bersih. Fasilitas ini merupakan hasil kerja sama antara WVI dan pemerintah desa. Secara bertahap pembangunan dilakukan hingga akhirnya rampung. Kini, akses air bersih sudah dekat dengan tiap rumah warga. Namun, apakah anak-anak sudah terbiasa mencuci tangan pakai sabun? Apakah masyarakat sudah tidak lagi Buang Air Besar Sembarangan? Apakah tiap rumah sudah memiliki toilet dan menggunakannya?

“Dulu saya jarang cuci tangan pakai sabun,” ungkap Veli (8), seorang anak perempuan yang tinggal di desa tersebut. Veli sempat ragu apakah benar kalau kebiasaan cuci tangan ini bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh seseorang?

Ia mulai mengubah kebiasaan lamanya setelah mengetahui kalau sebagian penyakit bersumber dari tangan. Sehingga mencuci tangan jangan dipandang sebagai peraturan saja, tetapi upaya menjaga kesehatan diri sendiri. Wawasan Veli jadi makin luas karena mengikuti sesi-sesi mengenai pola hidup bersih dan sehat yang disampaikan dengan cara yang menyenangkan.

“Tapi sekarang saya selalu menjaga kebiasaan cuci tangan pakai sabun setelah beraktivitas dari luar atau sebelum makan. Menjaga kebiasaan ini adalah cara terbaik untuk mencintai diri dan kesehatan saya,” tuturnya.

Kini, Veli dan anak-anak di desanya sudah tidak merasa asing lagi dengan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Kegiatan yang tadinya terasa baru ini malah jadi sesuatu yang normal. Anak-anak juga paham bahwa kebiasaan ini dapat membantu menjaga kesehatan. Veli dan teman-temannya senang dan bangga karena sudah punya kebiasaan baru yang bermanfaat.

Ketika akses air bersih disertai dengan perubahan perilaku, anak dan keluarga di desa dapat mulai merasakan adanya perubahan kualitas hidup. Salah satunya, dimulai dari anak dan keluarga yang hidup lebih bersih dan sehat.

Penulis: Hotson Fiago (WASH BP Officer kantor operasional WVI di Sintang)

Penyunting: Mariana Kurniawati (Communication Executive)