1 Agustus 2022
Admin CMS
Bagikan sekarang

Pastinya kata donasi sudah tidak asing di telinga setiap orang. Arti donasi melekat dengan sangat erat dengan hal-hal yang berbau sosial. Namun sebenarnya apa arti donasi itu sendiri? Berdasarkan Wikipedia, donasi adalah sebuah pemberian pada umumnya bersifat secara fisik oleh perorangan atau badan hukum. Pemberian ini mempunyai sifat sukarela dengan tanpa adanya imbalan bersifat keuntungan kepada orang lain. Sedangkan orang yang memberikan donasi akrab disebut sebagai donatur.
Pemberian donasi dapat dilakukan dengan banyak cara, diantaranya lewat uang, makanan, barang, pakaian ataupun kebutuhan pokok. Seperti arti donasi atau pengertian donasi, donasi tidak hanya merupakan pemberian lewat benda-benda umum yang kita ketahui. Namun donasi juga dapat dilakukan dalam bentuk transfusi darah atau pendonoran organ kepada orang yang membutuhkan.
Donasi sedang marak dilakukan, apalagi di era digital ini, dimana muncul banyak organisasi yang melakukan donasi secara online. Organisasi sosial ini membantu menjembatani donatur dan penerima donasi untuk mempermudah donasi. Salah satu contoh organisasinya adalah adalah Wahana Visi Indonesia (WVI), dimana WVI secara aktif mengajak masyarakat untuk melakukan donasi berupa donasi anak atau sponsor anak.
Lantas apa arti donasi anak atau sponsor anak yang ada di Wahana Visi Indonesia? Sponsor anak adalah bantuan yang ditujukan secara langsung untuk anak-anak yang kurang mampu. Satu orang donatur dapat mensponsori satu orang anak dengan cara mendonasikan uang sebesar IDR 200.000 per bulan ke WVI.
Sponsor anak merupakan salah satu dari banyak jenis donasi yang ada di Indonesia.
Berikut ini adalah jenis-jenis donasi umum yang biasanya dikumpulkan oleh tim pengelola donasi di Indonesia:
Arti donasi pelestarian alam adalah penggalangan dana yang digunakan untuk merawat alam. Seperti yang kita ketahui, alam sangatlah luas dan seringkali dimanfaatkan secara sia-sia oleh manusia dan terkadang kurang bertanggung jawab. Contohnya saja manusia tidak segan-segan membuang sampah sembarangan. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat, Indonesia menghasilkan sampah sebanyak 21,88 juta ton pada tahun 2021. Selain membuang sampah sembarangan, manusia juga gemar mencemari laut dengan limbah.
Namun di balik itu semua, masih ada orang yang peduli dengan alam. Mereka berusaha sebisa mungkin untuk memperbaiki alam yang sudah tercemar dan mempertahankan kelestarian alam. Salah satunya dengan caranya adalah menanam pohon dan melakukan kampanye go green. Untuk melakukan kegiatan ini, mereka membutuhkan dana yang cukup besar, karena itulah muncul organisasi yang menggalang dana untuk melestarikan alam.
Melihat 4 jenis donasi yang umum dikumpulkan oleh organisasi penggalangan dana membuat kita sadar bahwa banyak sekali orang-orang yang membutuhkan bantuan kita, sehingga donasi dalam bentuk apapun dan dalam jumlah berapapun sangatlah berharga. Banyak orang yang sebenarnya memiliki keinginan untuk berdonasi. Namun terkadang mereka lupa karena terlalu tenggelam dengan kesibukan sehari-hari kita dan keglamoran yang disuguhkan sosial media, sampai kita lupa bahwa hidup ini tidak melulu tentang perjalanan dalam meraih kesuksesan, pengakuan dan pencapaian. Selama ini, sering sekali kita berpikir bahwa tiga hal tersebut adalah cara terbaik untuk mendapatkan kebahagiaan.
Namun kita tidak menyadari bahwa kebahagiaan juga dapat kita rasakan lewat berbagi dengan sesama. Kita lupa bahwa kebahagiaan itu sederhana. Dengan melihat senyuman orang lain ketika kita membantu mereka diam-diam, jauh lebih berharga dari kesuksesan, pengakuan dan pencapaian. Jalar api kehangatan ketika melihat kebahagian orang lain yang jauh membutuhkan merupakan nilai kebahagiaan yang tidak dapat dibeli oleh mata uang manapun dengan jumlah berapapun.
Cinta akan sesama adalah rahasia kebahagiaan terbesar di dunia ini.
Hal yang sama juga digemuruhkan oleh Paus Fransiskus, pemimpin Gereja Katolik ke-266 lewat perkataannya, “Cinta adalah kekuatan terbesar untuk mengubah realitas karena cinta bisa meruntuhkan tembok keegoisan dan mengisi parit yang memisahkan umat manusia.” Kalimat ini dibuktikan secara nyata lewat tindakannya yang sampai saat ini dikenang oleh banyak orang, dimana Paus Fransiskus menggunakan hidung badut berwarna merah untuk mengejutkan 2 pasang pengantin baru yang sedang menjadi relawan di Rainbow Association Marco Lagulli Onlus, badan amal yang menawarkan terapi badut untuk anak-anak sakit. Paus Fransiskus memang yang terkenal dengan Paus dengan penuh sukacita lewat canda dan tawa ini, berusaha untuk menyebarkan sukacita ke sekelilingnya dengan cara yang sederhana. Beliau percaya bahwa sukacita tidak harus dilakukan dengan cara yang rumit, namun dapat disalurkan lewat sikap yang sederhana dan penuh dengan ketulusan.
Jadi ayo kita implementasikan arti donasi yang sudah kita pelajari di atas dan mencapai kebahagiaan yang tak kasat mata!
Ditulis oleh: Maya Giftira - volunteer writer, Wahana Visi Indonesia