
Pilih seorang anak untuk Anda sponsori dan bergabunglah dengan lebih dari 8.174 sponsor untuk membantu menghadirkan kehidupan yang lebih utuh bagi anak-anak Indonesia. Dengan Rp 250.000 per bulan, dukungan Anda tidak hanya menolong satu anak, tetapi juga memberdayakan keluarga dan komunitasnya untuk menemukan harapan dan masa depan yang lebih baik.
No data found

Waktu kelas 3 SD di tahun 1997, saya mengikuti kegiatan WVI sebagai anak sponsor. Saya pernah mendapat surat dari sponsor saya dan membuat saya semangat untuk menggapai cita-cita saya. Jika WVI tidak ada, saya tidak tahu bagaimana saya sebagai anak bisa menatap masa depan saya, terutama setelah kerusuhan Poso yang terjadi.

Saya mengikuti forum anak WVI sejak SMP dan pernah menjadi penanggung jawab Forum Anak. Di sana kami banyak membahas soal hak anak, isu anak, dan mengurus banyak hal. Di Forum Anak, saya belajar untuk menyampaikan aspirasi dan pendapat. Hingga pada 2010, saya mendirikan Haga Pendidikan Ono Niha, sebuah gerakan perjuangan untuk menyuarakan ketidakadilan di sistem pendidikan kita. Semua itu berkat WVI.

Saya pertama kali naik pesawat berkat menjadi anak sponsor WVI sejak saya duduk di kelas 3 SD. Dari situlah, saya kemudian tertarik menjadi pramugari dan saat ini saya bekerja di salah satu maskapai Indonesia.

Waktu saya kecil, isu anak yang marak terjadi di desa kami adalah anak yang merokok di bawah umur, termasuk saya. Tetapi sejak saya bergabung menjadi anak sponsor WVI, saya kemudian didampingi dan mengikuti forum anak WVI. Saya dulu adalah anak yang tidak punya tujuan hidup, namun sekarang saya telah bisa membuka usaha dan menjadi pengusaha warung kopi dan bekerja di Pertamina.

Sejak kecil keuangan keluarga kami sangat sulit. Semenjak saya menjadi anak sponsor, saya mendapatkan bantuan dari WVI. WVI adalah solusi terbaik dan menjadi jalan keluar bagi saya saat kondisi kami sangat sulit.

Bekal yang saya dapatkan dari WVI membuat saya lebih berani, percaya diri, dan tidak takut menggapai mimpi-mimpi saya. Karena WVI, saya pernah berkesempatan datang ke Istana Bogor pada saat Hari Anak Nasional, bertemu Bapak Presiden, dan saya mendapatkan satu unit sepeda.





