DARI LAPANGAN

Guru Sejati, Guru yang Berbagi

05 Sep, 2017

Densius sedang mengajar guru-guru untuk membawakan materi pelajaran sekolah dengan menarik di kelas.

“Guru sejati.. Hati… Aksi… Berarti!” suara yel-yel nyaring terdengar dari  dalam sebuah ruang kelas. Yel-yel tersebut diteriakkan oleh Densius, salah seorang guru yang kemudian diikuti oleh suara guru-guru lainnya. Yel-yel ini dinyanyikan sebelum merek a memulai kegiatan pendampingan di sekolah tepatnya di SD Inpers Bangboler, Kabupaten Sikka yang terletak tepat di pinggir Pantai Bangboler.

Pada kegiatan ini, semblilan guru mendapat pendampingan untuk menyusun modul kontekstual sebagai panduan untuk mengembangkan silabus di sekolah. Acara ini dipimpin oleh Pengawas TK dan SD Kecamatan Lela dan guru-guru lainnya. Sementaria Densius dan seorang Master Teacher (MT) bernama Yosef Avion menjadi fasilitator untuk guru-guru di SDI Banngboler. Dengan semangat, ia menjelaksn cara menyusun modul yang sesuai dengan tema dan materi pelajaran di kelas.

Yosef Avion mengaku siap untuk selalu melakukan pendampingan ke berbagai sekolah apabila dibutuhkan.

“Saya ingin supaya kehidupan anak-anak lebih baik dari kondisi orangtua sekarang ini. Saya ingin anak-anak menjadi lebih pintar dan cerdas. Oleh karena itu, saya bersedia berbagi ilmu ini kepada guru-guru karena saya ingin semua anak mendapat pembelajaran yang baik,” katanya.

Stef Sangaliat, salah seorang pengawas TK dan SD juga menyampaikan dukungannya.

“Hari ini kita belajar bagaimana membuat modul yang akan mempermudah kita dalam pembuatan silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran kita nantinya. Saya berjanji akan mendampingi proses replikasi ini hingga selesai dan bersama-sama melihat perekembangannya ke depan,” ujar Stef dengan yakin.

Seorang guru bukanlah guru sejati  ketika ia hanya memendam ilmunya sendiri. Seorang guru bukanlah guru sejati ketika ia enggan untuk membuka diri dan belajar dari yang lain. Seorang guru barulah dikatakan guru sejati bila ia mau membuka diri, belajar dari yang lain dan mau berbagi ilmunya. Guru sejati, guru yang berbagi.

 

Ditulis oleh Herning Tyas Ekaristi, Community Development Coordinator, Wahana Visi Indonesia kantor operasional Sikka