DARI LAPANGAN

Air Bersih untuk Banan

08 Aug 2018

Masyarakat Banan, terutama anak-anak merasa puas dengan adanya Jaringan Air Bersih di Banan

Pada dasarnya manusia tidak dapat terlepas dari air.  Sebagian besar tubuh manusia merupakan terdiri dari cairan, sehingga manusia sangat bergantung pada air untuk kelangsungan hidupnya.  Begitu juga dengan masyarakat Banan di Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat, yang memerlukan Jaringan Air Bersih (JAB) yang dapat diakses langsung di rumah masing-masing.  Banan adalah salah satu RT di desa Lubuk Tajau yang berada di dataran tinggi, sehingga untuk mendapatkan air masyarakat harus melewati jalan dengan kemiringan yang cukup curam.  Terkadang masyarakat harus turun dengan kondisi jalan yang licin. 

Selama puluhan tahun masyarakat mengambil air dengan cara yang sama. “Terkadang kami khawatir jika keponakan kami mau mandi pagi untuk sekolah melewati jalan itu,” cerita Akui (29).  Jika hari hujan, masyarakat menampung air hujan untuk kepeluan memasak saja, lanjutnya.

Akhirnya, Tuhan menjawab doa masyarakat Banan untuk mendapatkan air bersih yang bisa didapatkan langsung di rumah.  Melalui sponsor yang mempercayakan donasinya kepada Wahana Visi Indonesia, mereka mendapatkan berkat berupa dana untuk membangun JAB di lingkungan RT. Donasi tersebut berasal dari hasil penjualan kalender 2018.

Masyarakat sangat antusias dengan adanya berita ini. Semua orang siap berperan aktif dalam pembangunan JAB.  Mulai dari anak-anak hingga orang tua, semuanya bekerja sama. “Kerja gotong-royonglah yang membuat semua yang berat jadi terasa ringan,” ujar Aya (26), ketua panitia pembangunan JAB.  Ibu-ibu memulai pekerjaan dengan mengumpulkan material seperti pasir dan kayu-kayu kecil serta menyiapkan minuman juga makanan untuk kaum bapak yang bekerja di bagiannya masing-masing. Kegiatan ini berjalan lancar, dan rasa kekeluargaan terpancar dari kekompakan masyarakat.

Semua lelah terbayar sudah ketika melihat JAB sudah bisa dinikmati masyarakat, terutama anak-anak di Banan.  “Nyamannya sekarang air udah ada di rumah, kami bisa mandi kalau mau sekolah,” cerita Anggun (5) setelah acara doa syukur yang dilakukan masyarakat Banan.

Dengan memanfaatkan air bersih, masyarakat rindu agar anak-anak tetap hidup sehat sehingga dapat menempuh pendidikan dengan baik dan dapat membawa perubahan yang lebih baik lagi bagi masyarakat Banan. “Kami mau anak-anak kami sehat, biar bisa sekolah yang tinggi dan lebih tinggi dari kami-kami ini,” ungkap Akui.  Dengan penuh semangat, masyarakat berkomitmen untuk menjaga dan memelihara agar pasilitas air bersih ini tetap bisa digunakan.



Penulis: Heri Riyanto, Staf Area Program Sekadau, Wahana Visi Indonesia

Artikel Terkait

19 Jul 2018

#HTS Ruth Sahanaya Mengejar Mimpi dari Desa Terpencil

#HTS Ruth Sahanaya Mengejar Mimpi dari Desa Terpencil

#HariTerakhirkuSekolah - Belajar setiap hari di sekolah tidak bisa dijalani Ruth…

17 Jul 2018

Pelatihan PMBA yang Memberikan Harapan Baru

Pelatihan PMBA yang Memberikan Harapan Baru

Wahana Visi Indonesia (WVI) Area Program Sekadau mulai melakukan proyek model PMBA (Pemberian…

09 Jul 2018

#HTS Alami Gangguan Kulit Tak Halangi Dantri Bersekolah

#HTS Alami Gangguan Kulit Tak Halangi Dantri Bersekolah

#HariTerakhirkuSekolah - Anak-anak yang tinggal di perkotaan mungkin tidak pernah bermasalah dengan…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube