BERITA & CERITA

Air Bersih untuk Sambik Jengkel Perigi

31 May 2019

Staf respons tanggap bencana Lombok saat melakukan promosi sanitasi dan kesehatan di Dusun Sambik Jengkel Perigi

#LombokBangkitKembali – Hari itu suasana pedesaan sangat kental terasa dengan sawah yang hijau, angin sepoi-sepoi, dan matahari tersipu malu di balik awan mendung untuk menampakkan cahayanya. Suasana yang sangat bersahabat, sama seperti ramahnya ibu-ibu yang tinggal di daerah itu. Senyuman mereka selalu menghampiri setiap kali tim Wahana Visi Indonesia (WVI) berkunjung ke dusun ini.

Dusun Sambik Jengkel Perigi, Desa Selengan merupakan salah satu dusun yang terdampak gempa bumi Lombok sepuluh bulan silam. Dusun tersebut terletak di Kabupaten Lombok Utara.

Dampak yang paling terasa adalah rusaknya pipa saluran air irigasi yang ada di dusun tersebut, sehingga air yang mengalir ke dusun ini sangatlah keruh ditambah lagi saat musim penghujan yang berdatangan menyebabkan terjadinya longsor yang menambah kekeruhan air di dusun ini. Guna memenuhi kebutuhan air sehari-hari masyarakat hanya mengandalkan air tambak di dusun tetangga yang berjarak sekitar 10 km dari Dusun Sambik Jengkel Perigi.

Saat ini musim hujan mulai berpamitan begitu juga dengan air keruh yang ada di dusun ini mulai berangsur-angsur menunjukkan kejernihannya. Akan tetapi tetap saja air yang ada belum sepenuhnya jernih seperti sedia kala, sehingga masyarakat tetap mengambil air tambak di dusun tetangga untuk memenuhi kebutuhan air minum mereka. Sedangkan untuk kebutuhan mencuci, memasak dan kakus, masyarakat tetap menggunakan air yang tersedia.

Melihat keprihatinan yang dialami warga dusunnya, Siti Maemunah (32) memberikan masukan kepada beberapa pihak untuk membantu ketersediaan air bersih. Akan tetapi ia tidak pernah mendapat jawaban yang memuaskan.

Sejak gempa melanda Lombok, ibu satu anak ini bersama dengan suaminya mencarikan bantuan untuk warga Dusun Sambik Jengkel Perigi. Saat mendengar kabar bahwa WVI akan melakukan kegiatan promosi kebersihan tentang cara menyaring air sangat bahagia.

“Saya senang sekali akhirnya ada yang mau membantu warga kami di sini untuk air bersih. Saya sudah beberapa kali menyampaikan ke beberapa pihak terkait kebutuhan air bersih di sini tetapi tidak pernah ada balasan. Terima kasih WVI sudah memberikan pengetahuan baru untuk kami bagaimana cara menyaring air kotor menjadi air bersih,” ungkap ibu kadus tersebut.

Dengan adanya kegiatan promosi kebersihan ini masyarakat sangat bersyukur karena bisa terbantu kebutuhan akan air bersih. Proses pembuatan media filtrasi yang diajarkan ke masyarakat Dusun Sambik Jengkel Perigi adalah menggunakan bahan-bahan yang terjangkau dan mudah didapatkan seperti batu kerikil, kain, arang, saringan aquarium/busa, dan pasir.

Zuriatun (45) salah satu warga Sambik Jengkel Parigi juga mengatakan bahwa pembuatan media filtrasi sangat membantu keluarganya untuk mendapatkan air bersih di rumah.

“Sekarang kami tidak lagi jauh-jauh untuk mengambil air bersih, cukup dengan membuat media penyaringan air di rumah kami sudah bisa mendapat air bersih. Bahan-bahan yang digunakan juga sangat mudah kami dapatkan di sini. Selain itu ini juga bermanfaat dari segi kesehatan karena kami juga diajarkan bagaimana mengolah air dan cara mencuci tangan pakai sabun,” tutur Zuriatun (45) menutup pembicaraan.

 

Ditulis oleh: Zara Fitria, Accountability Officer Lombok Earthquake Emergency Response Wahana Visi Indonesia

Artikel Terkait

15 Aug 2019

Memberi Hidup untuk Sesama

Memberi Hidup untuk Sesama

Hari Kemanusiaan Sedunia - Nurhayati (47), biasa disapa Nur, telah menjadi…

14 Aug 2019

Pahlawan Jamban

Pahlawan Jamban

Hari Kemanusiaan Sedunia - Tinggal jauh dari keluarga, teman dan kota…

12 Aug 2019

Memanfaatkan Sampah dengan Membuat Pupuk Kompos

Memanfaatkan Sampah dengan Membuat Pupuk Kompos

#LombokBangkitKembali – Pasca satu tahun gempa pada Juli 2018 lalu di…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube