BERITA & CERITA

Farida : Seharusnya Orang Dewasa Melindungi Anak-anak

11 Dec 2017

Farida (kanan) salah satu Kader Perlindungan Anak yang berkomitmen untuk menghentikan kekerasan pada anak di wilayah Bengkayang.

Menjadi KPA (Kader Perlindungan Anak) adalah hal baru yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya oleh Farida Herlina. Melalui ajakan seorang teman, dirinya memberanikan diri untuk menjadi salah satu kader yang melindungi anak dari kekerasan di wilayah Bengkayang, Kalimantan Barat.  

Bergabung menjadi KPA lewat program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang dibawa Wahana Visi Indonesia (WVI), Farida dilatih untuk menangani kasus-kasus kekerasan pada anak. Dirinya dan para kader lainnya juga mendapatkan pendidikan terkait cara pola asuh untuk anak dengan karakter yang berbeda-beda.

Keikutsertaan Farida sebagai KPA sudah dimulai sejak 2011. Dirinya bersama para kader lain yang tergabung dalam kelompok TiKa (Titian Kasih) dengan rutin melakukan pertemuan setiap bulannya.

BACA JUGA : TANDA INI MENUNJUKKAN ANAK TERGOLONG DISLEKSIA

Bersama para kader di TiKa, Farida dan timnya turut mendampingi kasus kekerasan pada anak, serta memfasilitasi mereka untuk tetap mendapatkan haknya sebagai anak.

“Saya pernah mendampingi kekerasan anak yang putus sekolah, anak dipekerjakan dan anak mengalami kekerasan oleh orangtuanya,” ujarnya.

Farida mengaku mendapatkan pengalaman yang sangat luar biasa saat menjadi KPA. Dirinya yang juga pernah menjadi korban kekerasan di masa kanak-kanak membuat ibu empat anak ini berkomitmen memberikan yang terbaik bagi anak-anak di wilayahnya.

“Terkadang saya berpikir, kenapa anak mengalami kekerasan dan kebanyakan pelakunya orang dewasa? Seharusnya orang dewasa melindungi anak-anak bukan membuat anak-anak kehilangan masa depannya,” tambahnya.

Dirinya menganggap bahwa kekerasan pada anak sudah seharusnya dihentikan. Lewat dukungan suami dan keempat anaknya, Farida tetap melakukan pekerjaan mulianya untuk menghentikan kekerasan pada anak di Bengkayang.

“Saya berharap kedepan anak-anak tidak mengalami kekerasan lagi,” tutupnya.

  

Ditulis oleh Putri ianne Barus, Field Communication Officer Wahana Visi Indonesia

Artikel Terkait

24 Apr 2020

Cerita Anak: Inilah Libur Terpanjangku

Cerita Anak: Inilah Libur Terpanjangku

#BersamaMelawanCovid19 - Namaku Oktaviani (10). Aku duduk di kelas 5 SD.…

20 Apr 2020

Cerita Anak: Forum Anak Starla Membantu Aparat Desa Cegah Meluasnya Covid-19

Cerita Anak: Forum Anak Starla Membantu Aparat Desa Cegah Meluasnya Covid-19

#BersamaMelawanCovid19 – Kami dari Forum Anak Starla akan bercerita mengenai pandemi…

24 Mar 2020

Terus Bergerak Bersama Forum Anak Desa

Terus Bergerak Bersama Forum Anak Desa

Cece mulai mengikuti mengenal forum anak desa dan aktif di organisasi anak tersebut…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube