BERITA & CERITA

Harus Kuat Menjadi Kepala Keluarga

25 Jan 2019

Megawati dan anak-anaknya sesaat setelah menerima bantuan paket perlengkapan keluarga dan paket perlengkapan anak dari Wahana Visi Indonesia

#PeduliSelatSunda - Almarhum Iwansyah, suami dari Megawati (33) meninggal dunia pada usia 42 tahun satu minggu setelah kejadian tsunami yang menimpa wilayah Banten & Lampung. Ia meninggal akibat kakinya yang luka berat hingga terkena virus tetanus dan tak tertolong lagi.  

“Saya dan anak-anak saya sedang nonton TV, bapak di belakang rumah. Ombak datang, saya dan anak-anak saya terpental sampai ke luar rumah. Rumah kami hancur berantakan. Waktu itu saya belum liat almarhum suami saya ada dimana, lalu diberi tahu tetangga bahwa dia dibawa ke rumah sakit dan kakinya hancur. Dokter bilang lebih baik kaki suami saya diamputasi, kami berencana mau amputasi kaki bapak, tapi belum sempat diamputasi dia sudah meninggal karena virus,” cerita Megawati mengenang mendiang suaminya.

Saat ini Megawati (33) bersama kedua anaknya Revita (8) dan Ruhaina (2) tinggal di rumah saudara mereka di Lampung Selatan. Megawati belum memiliki rencana untuk membangun rumah kembali karena harus menabung dan mulai bekerja.

Selama ini Megawati bergantung penuh pada almarhum suaminya sebagai kepala keluarga dan mencari nafkah.

“Sekarang saya numpang dulu di rumah saudara, karena semua sudah hancur habis. Suami saya sebelumnya kerja buruh, saya jaga anak-anak di rumah dan mengerjakan kerjaan rumah. Saya harus kuat sekarang jadi kepala keluarga menggantikan suami saya, semoga cepat bisa dapat kerja seadanya untuk cari tempat tinggal bersama kedua anak saya ini. Alhamdullilah mendapat bantuan seperti ini cukup membantu kami sekeluarga, meringankan beban kami untuk membeli perlengkapan khususnya buat anak saya yang masih bayi, terima kasih Wahana Visi,” ungkapnya penuh harap.

Wahana Visi Indonesia (WVI) sampai dengan saat ini telah mendistribusikan paket perlengkapan keluarga dan paket perlengkapan anak untuk lebih dari 1.000 kepala keluarga yang terdampak bencana, dan masih terus berjalan di wilayah Pandeglang & Lampung Selatan.

 

Ditulis oleh: Gracia Thomas, Social Media Officer Wahana Visi Indonesia

Artikel Terkait

16 Aug 2019

HAN Pertama di Pedalaman Asmat

HAN Pertama di Pedalaman Asmat

Tanggal 23 Juli 2019 merupakan hari yang istimewa bagi anak-anak Indonesia, pasalnya hari…

15 Aug 2019

Memberi Hidup untuk Sesama

Memberi Hidup untuk Sesama

Hari Kemanusiaan Sedunia - Nurhayati (47), biasa disapa Nur, telah menjadi…

14 Aug 2019

Pahlawan Jamban

Pahlawan Jamban

Hari Kemanusiaan Sedunia - Tinggal jauh dari keluarga, teman dan kota…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube