BERITA & CERITA

Kerja Sama WVI dan MUI dalam Pengasuhan Anak

20 Mar 2020

Prof Zainal Abidi, Ketua MUIKota Palu menjadi pembicara dalam acara workshop Pengasuhan dengan Cinta, 3 Maret 2020 lalu.

Pengasuhan semasa kecil menjadi hal yang sangat krusial bagi tumbuh kembang anak. Pola asuh orang tua yang benar turut menentukan masa depan anak. Hal ini menjadi fokus utama kerja sama Wahana Visi Indonesia (WVI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dalam acara yang digelar pada hari Selasa 3 Maret 2020, WVI bersama MUI Kota Palu, Sulawesi Tengah membahas modul pengasuhan anak yang diterapkan oleh tokoh-tokoh agama yang dilatih sebagai fasilitator.

Evaluasi dan pembelajaran yang dilakukan bertujuan untuk mengkaji kembali teori dalam modul untuk disesuaikan dengan kondisi dan tantangan yang dihadapi para fasilitator dan tokoh agama di masyarakat. Peran tokoh agama yang dilatih menjadi fasilitator diharapkan bisa meminimalisir tingkat kekerasan anak di masyarakat.

Menurut data terbaru, jumlah kasus kekerasan terhadap anak pada lima tahun terakhir adalah 932 kasus. Prof Zainal Abidi, Ketua MUI Palu mengatakan bahwa pemenuhan hak-hak anak terutama hak perlindungan anak harus menjadi tanggung jawab orang tua, pemerintah, masyarakat termasuk tokoh agama.

Kerja sama WVI dan MUI dalam Pengasuhan dengan Cinta untuk konteks Muslim sudah dimulai sejak beberapa tahun lalu.

“Kita bekerja sama dengan WVI sudah lama soal modul pengasuhan dengan kasih sayang. Kami setuju karena menurut ajaran agama Islam, kasih sayang adalah tempat yang paling utama untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia. Itulah kenapa modul ini dirancang bersama dengan pembinaan kasih sayang dan dikuatkan dengan ayat Alquran dan Hadits,” ujarnya.

Menurut Zainal, dengan adanya kerja sama dalam pembuatan modul pengasuhan anak ini, ia berharap banyak perubahan yang terjadi di masyarakat terutama dalam kehidupan anak.

“Dengan modul ini, tim fasilitator diharapkan bisa menyasar kebutuhan masyarakat karena mayoritas warga Indonesia beragama Islam sehingga modul ini diharapkan bisa menjadi landasan kasih sayang antara orang tua dengan anak, anak dengan orang tua dan sesame manusia demi kehidupan yang harmoni sehingga kehidupan yang sejahtera bisa tercapai di bumi Nusantara,” tutupnya.

 

Ditulis oleh Rena Tanjung, Communications Officer, Wahana Visi Indonesia

Artikel Terkait

09 Mar 2020

20 Tahun Melayani Sebagai Sponsor Anak

20 Tahun Melayani Sebagai Sponsor Anak

Berkarya bisa dilakukan dalam banyak hal. Namun, bagi Prof. Dr. Frieda Maryam Mangunsong…

14 Jan 2020

Proyek Uni Eropa dan Wahana Visi Indonesia Sukses Mendukung Pengembangan Kabupaten Layak Anak di Kalbar

Proyek Uni Eropa dan Wahana Visi Indonesia Sukses Mendukung Pengembangan Kabupaten Layak Anak di Kalbar

Selama empat tahun lamanya Wahana Visi Indonesia (WVI), didukung oleh Uni Eropa (UE) dan…

20 Nov 2019

Memberkati Anak Tanpa Memisahkannya dari Orang Tua

Memberkati Anak Tanpa Memisahkannya dari Orang Tua

Program Sponsor Anak - Kecintaan Irma Widyarti akan dunia pendidikan membuatnya…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube