BERITA & CERITA

Luncurkan Film Pendek, WVI Harapkan Indonesia Tanpa Kekerasan Terhadap Anak

05 Dec 2018

Leny Nurhayanti Rosalin (Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak/KPPPA), mengatakan bahwa Pemerintah bersinergi dengan masyarakat untuk melindungi anak.

Tepat pada Minggu (2/12/2018) Wahana Visi Indonesia (WVI) menyelenggarakan “Peluncuran 6 Film Pendek Tema Penghapusan Kekerasan Terhadap Anak”. Acara yang berlangsung di Usmar Ismail Hall, Kuningan, Jakarta ini merupakan rangkaian dari Kampanye Penghapusan Kekerasan Terhadap Anak (PKTA) yang dijalankan WVI sejak 2017 hingga 2021. 

Irene Marbun selaku Direktur Operasional WVI pada pembukaan acara menyebutkan, berdasarkan penelitian yang dilakukan Komisi Perlindungan Anak Indonesia, terdapat 22.109 kasus perlindungan anak sepanjang 2011 – 2016.  Hampir 50 persen dari kasus tersebut adalah kekerasan fisik dan seksual.

Angka itu terus menanjak tiap tahun. Bahkan, kekerasan terhadap anak dipicu media sosial dan internet, yang pada 2011 – 2014 juga tercatat mencapai 1.022 kasus. 

“Situasi ini menunjukkan bahwa siapapun harus segera bertindak untuk melindungi anak Indonesia,” tegas Irene. 

Sementara itu Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak/KPPPA) Leny Nurhayanti Rosalin pada sambutannya juga mengatakan bahwa seluruh pihak harus berperan mendukung penghentian kekerasan terhadap anak, baik dari anak-anak itu sendiri, orang tua, guru, tokoh agama maupun pemerintah daerah. 

Uniknya, keenam film pendek yang diluncurkan adalah dari anak, untuk anak dan oleh anak. Proses pembuatannya melibatkan para anggota Forum Anak Jakarta Utara dan Forum Anak Jakarta Timur yang didampingi oleh WVI. 

“Kalian adalah pelopor bagi forum-forum anak lain yang ada di seluruh Indonesia sekaligus mewakili 87 juta anak Indonesia,” ujar Lenny memberi semangat.  

Selanjutnya Lenny menjelaskan bahwa film-film tersebut perlu disebarkan ke seluruh pelosok Tanah Air sehingga penghentian kekerasan terhadap anak bisa diwujudkan karena kita memiliki target Indonesia  Layak Anak tahun 2030 bersamaan dengan SDGs (Sustainable Development Goals), yang salah satunya adalah poin 16.2 tentang: Menghentikan perlakuan kejam, eksploitasi, perdagangan, serta segala bentuk kekerasan dan penyiksaan pada anak. 

“Indonesia akan lebih damai dan sejahtera tanpa kekerasan terhadap anak,” tambahnya menutup sambutan. 

Pada acara itu hadir pula presenter sekaligus politikus Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, yang biasa disapa Sara. Katanya, “Saya sangat terkesan dengan usaha mereka, nggak full time (di dunia perfilman .red), tapi hasilnya bagus. Enggak ecek-ecek. Ada output dari kegiatannya.”

Sebagai Anggota DPR RI Komisi VIII (Agama, Sosial, Pemberdayaan Perempuan) yang menjadi mitra kerja KPPPA (Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), Sara merasa wajib menyebarluaskan film agar dicontoh oleh orang tua yang harus memastikan bahwa anak-anaknya terlepas dari kekerasan. 

 “Kalau perlu, saya akan pasang layar tancep,” tandasnya bersemangat. “Anak-anak, jangan berhenti di sini, teruskan peran kalian, harus bisa bersikap.” 

Melalui acara peluncuran enam film pendek ini, seluruh lapisan masyarakat sangat mengapresiasi hasil karya anak-anak dampingan WVI Area Program Jakarta.  Mereka telah menjadi agen-agen perubahan dengan slogan “Akhiri Kekerasan Terhadap Anak, Dimulai Dari Saya!”

Kamu juga bisa menikmati keenam film tersebut dengan menyaksikannya pada saluran Youtube Wahana Visi Indonesia

 

Ditulis oleh: Regina Veronica Edijono, Editor, Wahana Visi Indonesia

Artikel Terkait

11 Dec 2018

Dukung Kampanye PKTA Dengan Mengikuti Forum Anak

Dukung Kampanye PKTA Dengan Mengikuti Forum Anak

“Sebelum bergabung di Forades, saya orangnya pemalu, manja dan egois, tapi setelah masuk…

10 Dec 2018

6 Film Pendek Tentang Kekerasan Anak Siap Dinikmati Penonton Indonesia

6 Film Pendek Tentang Kekerasan Anak Siap Dinikmati Penonton Indonesia

Minggu (2/12), bisa dikatakan sebagai puncak kegiatan sebagian anak-anak yang tergabung dalam Forum…

26 Nov 2018

Sehat Badanku, Bersih Lingkunganku

Sehat Badanku, Bersih Lingkunganku

"Ternyata memungut sampah bersama-sama itu menyenangkan ya," kata Fitri (11) sambil memasukkan sebuah…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube