BERITA & CERITA

#ResponsAsmat Sekarang Anak Asmat Sudah Semakin Sehat

08 Jun 2018

Kader Debora bersama anak-anak di kampungnya yang terletak di Kabupaten Asmat.

#ResponsAsmat - Respons Wahana Visi Indonesia (WVI) di Kabupaten Asmat memasuki bulan keenam. Berbagai intervensi telah dilakukan untuk memulihkan kondisi kesehatan anak melalui program Pemberian Makan Tambahan, pengolahan air minum, dan perbaikan fasilitas sanitasi seperti jamban. Perlahan, perubahan mulai terlihat awal tahun ini. Hal inilah yang diungkapkan oleh Debora (31) salah seorang ibu di Kabupaten Asmat yang mendapat manfaat dari intervensi WVI di Kabupaten Asmat.

“Sebelum WVI datang, anak-anak kurang sehat dan setelah WVI datang anak-anak berubah, kesehatan mereka lebih baik lagi. Sekarang anak-anak yang kurang gizi sudah sehat kembali dan tidak ada lagi yang dirawat di Puskesmas. Dulu ada tiga anak yang meninggal karena gizi buruk dan sekarang sudah tidak ada lagi yang meninggal,” ujar Debora.

Selain melakukan upaya untuk memulihkan kondisi kesehatan anak, WVI juga melatih kader kesehatan di beberapa distrik di Kabupaten Asmat untuk memfasilitasi layanan kesehatan masyarakat. Albertina (36) adalah salah seorang kader yang mendapat manfaat dari pelatihan WVI. Ia tinggal di Kampung Birak, salah satu kampung yang dilayani oleh WVI. Jarak kampung dari Puskesmas terdekat hanya bisa ditempuh dengan speed boat selama 1 jam. Keberadaan kader sepertinya tentu akan sangat berperan bagi layanan kesehatan terutama bagi anak-anak Asmat.

“Saya sudah ikut pelatihan 4 kali dari WVI dan saya ingin belajar bagaimana mengukur tinggi badan dan berat badan. Saya senang karena banyak manfaatnya,” tutur Albertina mengungkapkan manfaat yang ia dapat dari berbagai pelatihan yang ia ikuti.

Hingga Mei 2018, pelayanan Posyandu telah berjalan di tiga kampung di Kabupaten Asmat sebagai hasil dari kemitraan dengan Keuskupan Agats dan Pemerintah Kabupaten Asmat. Selanjutnya, WVI akan melanjutkan respons tanggap darurat di Kabupaten Asmat hingga akhir Januari 2019. Melalui program ini, Kejadian Luar Biasa campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat diharapkan tidak akan terulang lagi.

Artikel Terkait

16 Oct 2018

Hancurnya Pelabuhan Wani, Tempat Bermain Kami

Hancurnya Pelabuhan Wani, Tempat Bermain Kami

#SatuHatiUntukSulteng - Seminggu telah berlalu sejak gempa bumi dan tsunami menghantam…

15 Oct 2018

Sekarang Bayi Saya Bisa Tidur Nyenyak

Sekarang Bayi Saya Bisa Tidur Nyenyak

#SatuHatiUntukSulteng - Ruth (38) tak berhenti mencium pipi Janetta. Ruth sangat menyayangi anak…

12 Oct 2018

Merawat Kebun Gizi dari Atas Panggung

Merawat Kebun Gizi dari Atas Panggung

#ProgramAsmatSehat - Wahana Visi Indonesia (WVI) sejak Januari 2018 ikut merespon…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube