BERITA & CERITA

Sumber Air Bersih Sudah Dekat

16 Jan 2020

Salah satu rumah yang telah dilengkapi dengan Penampung Air Hujan

Air bersih sangat sulit diperoleh di Kabupaten Asmat, khususnya di Kampung Damen. Satu-satunya sumber air bersih yang bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah air hujan. Wahana Visi Indonesia (WVI) melalui program Asmat Hope, bersama pemerintah, gereja, swasta dan masyarakat lantas bekerja sama untuk memberikan solusi bagi masyarakat, melalui pembangunan Penampung Air Hujan (PAH) secara komunal di area-area yang bisa terjangkau masyarakat.  

Sejak Kasus Luar Biasa campak dan gizi buruk terjadi di Asmat pada 2018, Wahana Visi Indonesia (WVI) masih terus melayani masyarakat Asmat hingga saat ini. WVI melayani di dua distrik: Siret dan Jetsy dengan memberikan pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Pembangunan PAH merupakan salah satu bentuk nyata dari pemicuan STBM yang dilakukan selama ini.  

Sejak Desember 2018 terhitung sudah ada 12 rumah tangga yang berhasil terpicu dan mau membangun WC. WVI mengapresiasi masyarakat tersebut dengan memberikan 1 PAH untuk satu rumah dengan syarat rumah tangga tersebut harus sudah memiliki WC. Setiap proses pembangunan PAH dilakukan oleh masyarakat sendiri tanpa mendapatkan biaya apapun.

Hingga kini sudah terbangun sebanyak 24 PAH di 24 rumah di wilayah Kampung Damen. PAH tersebut digunakan warga untuk kebutuhan sehari-hari.

 “Saya sangat senang pagi ini sebelum saya datang ke gereja, saya mandi di kamar mandi, segar sekali,” kata Thomas, salah satu pemilik PAH.

Sama seperti Thomas, Abraham, anak yang juga merasakan manfaat dari PAH mengatakan, “Saya senang sekali ada tempat tampung air, karena saya tidak capek lagi angkat air. Kalau ‘buang air’ tinggal putar kran saja, trus air keluar.”

Adanya pembangunan PAH dan ketersediaan air bersih di wilayah pelayanan WVI di Asmat juga merupakan dukungan donasi dari Plataran serta beberapa gereja di Indonesia. Dari 24 PAH yang telah berdiri saat ini, WVI masih membutuhkan 276 PAH lainnya yang dapat digunakan oleh masyarakat.

Anda juga bisa memberikan donasi bagi masyarakat Asmat di sini.

 

Ditulis oleh: Solfriamus Dasman, Field Officer Asmat Hope Project, Wahana Visi Indonesia

Artikel Terkait

13 Feb 2020

Ribuan Anak Terima Manfaat Respons Papua

Ribuan Anak Terima Manfaat Respons Papua

Kabupaten Wamena sempat dirundung kesedihan pada September 2019 lalu. Kerusuhan yang terjadi di…

11 Feb 2020

Perkataan Membangun yang Membawaku ke Luar Negeri

Perkataan Membangun yang Membawaku ke Luar Negeri

Program Sponsor Anak - Tingginya angka penderita HIV/AIDS di Provinsi Papua…

04 Feb 2020

Cerita Staf: Masyarakat Asmat Masih Bisa Berubah

Cerita Staf: Masyarakat Asmat Masih Bisa Berubah

Kampung Birak berada di Distrik Jetsy, Kabupaten Asmat, Papua. Setidaknya 59 kepala keluarga…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube