BERITA & CERITA

Vira, Anak Pesisir yang Telah Berubah

16 Nov 2015

Vira (11) sedang membaca buku. Ia menjadi gemar membaca buku setelah mengikuti kegiatan KBA di Desa Ambesia Selatan.

Setiap hari Minggu siang, pinggir pantai Desa Ambesia Selatan selalu penuh dengan keriuhan anak-anak. Mereka bermain, belajar, bernyanyi, dan melakukan berbagai aktivitas. Ya, hari Minggu siang adalah hari yang paling dinantikan oleh anak-anak desa karena mereka akan melakukan berbagai kegiatan di Kelompok Belajar Anak (KBA) yang didampingi oleh Wahana Visi Indonesia (WVI) Kantor Operasional Parimo. Vira (11) adalah salah satu anak Desa Ambesia Selatan yang sangat menantikan kegiatan ini. Terhitung sejak dua tahun lalu, siswi kelas 6 SD ini mengkuti berbagai kegiatan KBA.

“Di KBA saya bisa belajar, bermain dengan teman-teman. Selain itu, saya juga bisa belajar. Dulu, saya tidak tahu paham dengan pelajaran Bahasa Inggirs tapi sekarang sedikit-sedikit saya mulai paham,” cerita Vira mengemukakan manfaat yang ia dapat di KBA.

Selain belajar bahasa, Vira bisa membuat berbagai kerajinan dari bahan bekas. Ia juga mulai berani terlibat dalam kegiatan anak seperti drama sekolah yang ditampilkan dalam berbagai acara seperti Hari Anak Nasional tahun 2015 lalu.

 “Saya diajarkan menjaga kebersihan, saling menyayangi teman, minta maaf jika salah. Saya mulai membuang sampah di tempat sampah, dan saya sudah jarang membuang sampah di laut. Saya juga bisa minta maaf kepada teman saya. Sekarang saya juga sudah bisa menahan kata-kata saya jika marah,” tambah Vira lagi.

Vira adalah anak yang lahir dari keluarga nelayan. Dibesarkan di lingkungan pemukiman nelayan yang keras, Vira dan anak-anak lainnya tidak terlalu mempedulikan kegiatan belajar sepulang sekolah. Hampir semua anak di sini juga sebelumnya juga malas membaca, suka berkata kasar, dan belum peduli terhadap lingkungan mereka. Dengan keberadaan KBA di Desa Ambesia Selatan, anak-anak memiliki tempat untuk mengembangkan diri.

Perubahan yang terjadi dalam diri Vira membuat ibunya, Suarni (40) merasa gembira.

“Vira dulu pemalu sekali. Sejak dia ikut KBA, Vira jadi sering tampil dan senang membaca,”

Tak hanya orangtua dan anak, masyarakat sekitar bisa merasakan perubahan terjadi dalam diri anak-anak mereka. Kini, meski tinggal di pinggir pantai dengan keterbatasan yang ada, anak-anak pantai bisa menjadi anak yang cerdas, berkarakter baik, dan percaya diri. Hingga kini, WVI terus mendampingi desa ini agar semua anak bisa mendapat hak mereka yakni hak hidup, hak tumbuh kembang, hak perlindungan, dan hak partisipasi.

 

Ditulis oleh Jein Marlinda, Fasilitator Pendamping Wahana Visi Indonesia Kantor Operasional Parimo

 

Artikel Terkait

04 Jun 2020

Bertahan di Pandemi Berkat Kebun Gizi

Bertahan di Pandemi Berkat Kebun Gizi

#BersamaMelawanCovid19 - Pandemi Covid-19 telah menyebar ke seluruh dunia, bahkan hingga…

03 Jun 2020

Terus Mengajar di Tengah Pandemi

Terus Mengajar di Tengah Pandemi

#BersamaMelawanCovid19 - Rini (46) telah 11 tahun mengabadikan dirinya menjadi guru…

02 Jun 2020

Dengan APD Kami Merasa Lebih Aman Bertugas

Dengan APD Kami Merasa Lebih Aman Bertugas

#BersamaMelawanCovid19 – Para petugas medis masih terus berjuang membantu masyarakat di…

Ikuti Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube