PUBLIKASI MEDIA

Berbagi Harapan di Bulan Ramadhan

20 May, 2020

Berbagi Harapan di Bulan Ramadhan

Country Lead Social Impact and Philantrophy Mastercard Charlie Hartono menyerahkan secara simbolis bantuan ekonomi Mastercard kepada Humanitarian Emergency Affairs Director Wahana Visi Indonesia Margaretha Siregar, Selasa (19/5/2020) di Jakarta.

 

Mastercard dan Wahana Visi Indonesia Salurkan Voucher Elektronik kepada Masyarakat Terdampak COVID-19

Jakarta, 20 MEI 2020 – “Sejak dirumahkan, saya berjualan makanan bersama tetangga saya. Sejak bulan Ramadhan, jualannya mulai jam 14.30 sampai sebelum buka puasa. Setelah buka puasa dan tarawih di rumah, saya jualan roti lagi, keliling. Apa saja yang bisa saya lakukan, saya lakukan,” ujar Santi (39), warga Penjaringan, Jakarta Utara.

Sejak awal Maret, ketika pandemi COVID-19 mulai memasuki Indonesia, Santi dirumahkan oleh perusahaan produsen alas kaki tempatnya bekerja. Padahal ibu dua anak ini merupakan tulang punggung keluarga setelah suaminya tidak bisa bekerja karena sakit stroke. Dengan berjualan makanan, penghasilannya memang tidak seberapa dibandingkan gajinya sebagai buruh pabrik, tidak sampai setengahnya. Namun ia tetap bergerak, melakukan berbagai cara untuk dapat memenuhi kebutuhan keluarganya.

“Saat ini kalau diam saja malah tidak dapat apa-apa. Saya bisanya jualan ya saya jualan. Selain itu benar-benar hidup sehemat mungkin. Untuk buka puasa cukup seadanya saja. Saya bersyukur anak-anak bisa mengerti,” ungkapnya.

Aisah (42), warga Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, mengalami hal serupa. Ia mulai dirumahkan dari pekerjaannya sebagai asisten rumah tangga sejak 2 bulan yang lalu. Demikian juga pekerjaan sampingannya antar jemput anak sekolah, saat ini tidak lagi bisa dilakukan karena anak-anak kini belajar di rumah.

Namun Aisah tetap bersyukur, meskipun kehilangan pekerjaan, ia masih memiliki sedikit tabungan yang dapat digunakan untuk keperluan mendesak. Selain itu, sebagai janda dengan dua anak, ia juga kerap mendapat santunan dari berbagai pihak.

“Saat ini memang harus hidup prihatin. Buat saya yang penting kebutuhan anak-anak dulu.  Saya hanya bisa berusaha menjalani sebaik-baiknya. Jika nanti ada rejeki saya ingin membuka warung di rumah supaya ada pemasukan,” tutur Aisah.

Cerita-cerita seperti itu semakin banyak terdengar belakangan ini. Sebanyak 1,7 juta pekerja mengalami pemutusan hubungan kerja sebagai dampak dari pandemi COVID-19 di Indonesia (data Kementerian Tenaga Kerja). The Smeru Research Institute bahkan memperkirakan akan ada 8,5 juta orang yang menjadi miskin jika pertumbuhan ekonomi Indonesia menurun hingga 1,0%.  Jakarta merupakan daerah yang mengalami dampak paling besar di Indonesia.

Di tengah pandemi dan sekaligus memasuki bulan suci Ramadhan, Mastercard melalui Wahana Visi Indonesia (WVI) menyalurkan bantuan berupa voucher elektronik untuk pembelian bahan makanan bergizi bagi masyarakat yang terdampak perekonomiannya. Voucher ini akan dibagikan kepada 35.000 orang atau 7.500 keluarga di DKI Jakarta, tepatnya warga di Penjaringan, Jakata Utara dan di Jatinegara, Jakarta Timur. Bantuan ini diharapakan bisa memberikan harapan dan membantu para keluarga yang terdampak COVID-19 secara ekonomi terutama di bulan yang suci ini.

Navin Jain, Country Manager, Indonesia, Mastercard mengatakan, “Saat ini, dampak dari COVID-19 dapat dirasakan di seluruh belahan dunia. Di Indonesia, Mastercard juga melihat bagaimana pandemi tersebut memengaruhi perekonomian dan meningkatkan jumlah pengangguran serta orang yang kehilangan pekerjaan. Pemerintah, melalui Kementerian Sosial, telah mengimplementasikan berbagai inisiatif guna mengatasi masalah ini. Akan tetapi, ada kebutuhan yang besar bagi para pelaku ekonomi, termasuk sektor swasta, untuk berkolaborasi dan menyediakan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, serta membantu pemerintah dalam fase pemulihan. Untuk itu, Mastercard bangga dapat bekerja sama dengan Wahana Visi Indonesia dalam program pemberian dana yang akan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok ribuan masyarakat di Indonesia.”                         

“Di minggu-minggu awal krisis kesehatan global ini, Mastercard, Yayasan Bill & Melinda Gates, dan Wellcome Trust memberikan bantuan sebesar $125 juta untuk mendirikan COVID-19 Therapeutics Accelerator, guna mempercepat pengembangan dan peningkatan perawatan secara global. Mastercard juga memperluas komitmennya di seluruh dunia untuk inklusi keuangan melalui upaya menjadikan satu miliar orang dan 50 juta usaha mikro dan kecil bagian dari ekonomi digital pada tahun 2025,” tambah Navin.  

WVI bekerja sama dengan pihak ketiga untuk penyaluran voucher elektronik ini, juga dengan sejumlah toko penjual bahan pokok. Nantinya, warga dapat membelanjakan voucher dengan makanan bergizi seperti beras, jagung, sagu, telur, daging, ayam, ikan, biji-bijian, tempe, tahu, sayur mayur dan buah-buahan.

Direktur Nasional Wahana Visi Indonesia Doseba T Sinay, mengungkapkan, bantuan dalam bentuk voucher ini dipilih dengan berbagai pertimbangan, diantaranya tidak memerlukan biaya transportasi atau penyimpanan makanan, dapat menghidupkan perekonomian lokal di masyarakat (warga berbelanja di toko dekat rumah), menawarkan variasi pilihan makanan dan menjaga martabat penerima bantuan.

“Di tengah pandemi ini, solidaritas kita sangat dibutuhkan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak perekonomiannya dan kini kesulitan memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Apalagi saat ini bulan Ramadhan dan sebentar lagi Idul Fitri, kebutuhan akan meningkat. Kami mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh Mastercard. Dengan semakin banyak pihak yang peduli, maka pandemi COVID-19 ini dapat kita hadapi bersama-sama,” tutur Doseba.  

-Selesai-

 

Tentang Wahana Visi Indonesia (WVI)

Wahana Visi Indonesia (WVI) adalah yayasan sosial kemanusiaan Kristen yang bekerja untuk kesejahteraan anak. WVI selalu berupaya membuat perubahan berkesinambungan pada kehidupan anak, keluarga dan masyarakat yang hidup dalam kemiskinan, dan mendedikasikan diri untuk bekerjasama dengan masyarakat paling rentan tanpa membedakan agama, ras, etnis dan gender. Sejak tahun 1998, Yayasan Wahana Visi Indonesia telah menjalankan program pengembangan masyarakat yang berfokus pada anak. Ratusan ribu anak di Indonesia telah merasakan manfaat program pendampingan WVI.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Amanda Putri Nugrahanti, Media Relation Executive

Tel. +62 21 2977 0123 ext. 3304/Email: amanda_nugrahanti@wvi.or.id

 

Tentang Mastercard, www.mastercard.com 

Mastercard adalah sebuah perusahaan teknologi global dalam industri pembayaran. Misi kami adalah menghubungkan dan memperkuat ekonomi digital yang inklusif dan menguntungkan semua orang, di mana saja, dengan membuat transaksi aman, sederhana, cerdas, dan mudah diakses. Dengan menggunakan data dan jaringan yang aman, kemitraan, serta passion, inovasi-inovasi dan solusi-solusi kami membantu individu, lembaga keuangan, pemerintah, dan bisnis untuk mewujudkan potensi terbesar mereka. Hasil kepatutan kami, atau DQ, mendorong budaya perusahaan dan semua yang kami lakukan di dalam dan di luar perusahaan. Dengan jaringan di lebih dari 210 negara dan wilayah, kami tengah membangun sebuah dunia yang berkelanjutan, yang membuka peluang-peluang tak ternilai bagi semua orang.

 

Kontak Mastercard

Nathalia Nugrahani, +62 21 5790 0325

Nathalia.Nugrahani@mastercard.com 

Kontak Konsultan Komunikasi Mastercard Indonesia 

Ika Yanuarini, +628 21 1494 6090

iyanuarini@webershandwick.com